YUK TOLAK JADI TARGET!

  • AWESOME!13
    • 7
    • 5
    • 4
    • 1
    • 0
sumber gambar : HUMAS Dewan/Forum Anak Mataram

Ratusan anak yang terdiri dari pelajar sekolah dan organisasi organisasi berunjuk rasa pada 12 Maret 2017. Aksi ini dinamakan #TOLAKJADITARGET. Sepanjang Car Free Day anak sekolah mengajak masyarakat untuk ikut dalam aksi mereka.

Di tempat acara ditampilkan teatrikal dengan tema “Srigala Berbulu Domba”. Teatrikal ini menceritakan bagaimana cara industri rokok membidik anak anak untuk di jadikan target industri tetap mereka di masa depan.

Pelajar terus di iming - imingi dengan beasiswa, bantuan - bantuan dalam pembuatan event dan lain - lain. Awalnya anak - anak tidak menyadari apa yang sedang mengancam mereka dengan hal - hal tersebut. Namun ternyata ada maksud dari bantuan bantuan tersebut. Bantuan yang diberikan agar industri rokok terlihat sebagai industri yang baik dan suka membantu.

Anak - anak yang sadar langsung membuang pemberian manis dari industri rokok tersebut. Dalam teatrikal ini srigala yang sebagai industri rokok terjatuh ketika anak anak menolak bantuan dari industri rokok.

Melalui aksi ini anak anak di Mataram menyatakan dukungannya kepada pemerintah kota untuk mewujudkan mataram sebagai Kota Layak Anak (KLA) setelah pada tahun 2014 telah mencanangkan sebagai Kota Layak Anak (KLA).

Aksi ini juga bertujuan untuk menolak iklan - iklan rokok di Kota Mataram khususnya di kawasan sekolah. iklan - iklan yang terpasang banyak yang tidak berizin sehingga merugikan banyak pihak. Anak - anak dapat terpengaruh dengan iklan - iklan rokok yang terlihat. Semakin banyak anak anak yang terpapar iklan rokok akan menciptakan kesan biasa dengan iklan tersebut, yang kemudian dapat mendorong keinginan anak untuk merokok.

Hasil studi Komnas PA dan UHAMKA tahun 2007 menyatakan sebanyak 46,3 persen anak mengaku terpengaruh untuk merokok karna melihat iklan rokok. Sebanyak 86,7 persen melihat iklan rokok tersebut di luar ruangan.

Ini adalah cara pelajar untuk menolak dijatikan target di masa depan oleh industri rokok. Anak - anak Indonesia akan dapat memanfaatkan bonus demografi dengan baik pada 2020 jika saat ini korban dari industri rokok tidak banyak.
Source : HUMAS Dewan/Forum Anak Mataram
Kiriman Lainnya