• 13
    • 7
    • 5
    • 4
    • 1
    • 0

Halo anak Indonesia!

Setelah meraih penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) tingkat Pratama pada 2017 dan 2018, tahun ini Kota Tangerang kembali masuk nominasi sebagai KLA 2019 dan berhak mengikuti verifikasi lapangan dalam rangka penilaian KLA 2019. Verifikasi lapangan dilaksanakan pada 25-27 Juni 2019. Tentu saja, Forum Anak dan Duta Anak Kota Tangerang juga dilibatkan dalam rangkaian kegiatan penilaian ini lho, karena salah satu dari 24 indikator KLA adalah adanya Forum Anak. Wah... keren banget kan?! Yuk, sama-sama kita simak rangkaian kegiatan verifikasi lapangan penilaian KLA 2019 di Kota Tangerang kemarin!

Rapat Persiapan Penilaian KLA 2019

Kota Tangerang tentunya ingin menampilkan yang terbaik dalam penilaian nih! Maka dari itu, pada 24 Juni 2019 alias satu hari sebelum penilaian, diadakan rapat persiapan penilaian KLA 2019 di Ruang Rapat Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.

Rapat persiapan ini tidak hanya diikuti oleh Forum Anak dan Duta Anak Kota Tangerang lho, tetapi juga oleh instansi-instansi terkait seperti Asisten Tata Pemerintahan, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Budaya dan Pariwisata, dan lain-lain. Fasilitator Forum Anak Kota Tangerang, Kak Yudi Nur Supriadi, juga turut mendampingi dan mengarahkan para pengurus.

Setelah rapat, Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak DP3AP2KB beserta Duta Anak Kota Tangerang melakukan survei ke beberapa tempat yang akan dikunjungi oleh tim verifikasi pada saat verifikasi lapangan nanti.

Pertemuan Forum Anak dan Duta Anak Kota Tangerang dengan Tim Verifikasi

Pada 25 Juni 2019, tim verifikasi yang berasal dari beberapa instansi, salah satunya Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), bertemu dengan Forum Anak dan Duta Anak Kota Tangerang.

Dalam kegiatan ini, tim verifikasi ingin berdiskusi dengan Forum Anak dan Duta Anak Kota Tangerang tentang beberapa hal. Kegiatan dimulai dengan pemaparan dari William Anwar (Ketua Forum Anak Kota Tangerang) tentang pengenalan Forum Anak Kota Tangerang.

"Forum Anak Kota Tangerang atau FAKT dibentuk pada 11 November 2011 berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Pasal 4 yang sudah mengalami perubahan menjadi Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 dan Peraturan Daerah (Perda) Kota Tangerang Nomor 2 Tahun 2015 tentang Perlindungan Anak Pasal 1 ayat (26)," papar Willi.

Kemudian, tim verifikasi ingin mendengar cerita tentang bagaimana awal para pengurus Forum Anak Kota Tangerang mengetahui dan mau bergabung dengan Forum Anak.

"Saya masuk Forum Anak Kota Tangerang awalnya melalui ajakan senior," kata Himawan Prakasadwantyo, pengurus Klaster 4 (Pendidikan, Pemanfaatan Waktu Luang, dan Kegiatan Budaya). "Awalnya karena Duta Anak Kota Tangerang banyak mensosialisasikan kegiatan-kegiatan Forum Anak Kota Tangerang dan berita-berita di media sosial sering keluar," tambah Ayudiana Nurfatekhah, pengurus Klaster 3 (Kesehatan Dasar dan Kesejahteraan).

Setelah itu, tim verifikator ingin mengetahui kegiatan apa saja yang sudah dilakukan oleh Forum Anak Kota Tangerang. "Klaster 3 sendiri pernah memperingati Hari Kanker (Sedunia), mengunjungi rumah kanker di Kota Tangerang," kata Putri Diah Rahmawati, pengurus Klaster 3.

Tidak berhenti di situ, diskusi dilanjutkan dengan membahas tentang tugas utama Forum Anak, yaitu 2P (Pelopor dan Pelapor). Tim verifikasi ingin mengetahui peran para pengurus Forum Anak Kota Tangerang sebagai 2P.

"Di Kecamatan Larangan sudah mulai ada gerakan peduli identitas anak. Kita bisa bekerja sama dengan Disdukcapil (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, red). Kalau ada anak yang belum punya akta kelahiran gitu kita laporkan," kata Achmad Rizqo Ramadhona, Bendahara Forum Anak Kota Tangerang.

Tim verifikasi juga ingin mengetahui manfaat apa yang dirasakan serta kesan setelah bergabung dengan Forum Anak. Ni Putu Gita Cahyani Dewi, Juara 1 Duta Anak Kota Tangerang 2019, bercerita bahwa dia menjadi pribadi yang lebih memahami teman seusianya yang sedang mengalami masalah. "Teman saya orang tuanya pengen cerai, tapi salah satunya juga nggak mau karena si salah satu pihak itu nggak mau cerai dan saya sudah biasa dijadikan tempat curhat oleh anak-anak yang mempunyai masalah," cerita Gita.

Tak ingin ketinggalan, Ananda Rizky Ardha Saputra yang merupakan Juara 3 Duta Anak Kota Tangerang 2019 ikut bercerita. "Saya merasa bahwa Duta Anak dan Forum Anak bukan hanya sekadar (untuk) masuk universitas, bukan hanya sekadar (untuk) mengembangkan diri sendiri, tapi juga memperjuangkan hak-hak anak di Kota Tangerang dan membantu menjembatani aspirasi anak."

Terakhir, pertemuan ditutup dengan pesan dari salah satu tim verifikasi yakni Ibu Yosi Diani Tresna. "Pesan dari saya tentunya tugas utama kalian belajar. Jadi walaupun aktif di Forum Anak, prestasi di dalam belajar tetap harus diutamakan," pesan Ibu Yosi.

 

Verifikasi Lapangan

Pada 26 Juni 2019, Forum Anak dan Duta Anak Kota Tangerang mendampingi tim verifikasi melakukan verifikasi lapangan ke beberapa tempat seperti Kantor Kecamatan Karawaci sebagai kecamatan ramah anak, RSUD Kota Tangerang sebagai rumah sakit ramah anak, SMPN 9 Kota Tangerang sebagai sekolah ramah anak (SRA), dan Puskesmas Batu Ceper sebagai puskesmas ramah anak.

Dialog Gugus Tugas KLA 2019

Rangkaian kegiatan penilaian KLA 2019 di Kota Tangerang berakhir pada kegiatan dialog gugus tugas KLA 2019 yang dipimpin oleh Wakil Walikota Tangerang, Bapak Sachrudin. Ketua Forum Anak Kota Tangerang dan Duta Anak Kota Tangerang 2019 juga turut hadir didampingi oleh Fasilitator Forum Anak Kota Tangerang, Kak Siswanto.

Acara dimulai dengan pemaparan dari Bapak Sachrudin mengenai profil anak di Kota Tangerang untuk penilaian lebih lanjut setelah verifikasi lapangan. "Berbagai macam fasilitas-fasilitas yang dilaksanakan oleh pemerintah dalam rangka pemenuhan hak anak seperti Kampung Tematik yang di dalamnya ada Kampung Anak, Kampung Samawa yang memang salah satu upaya pemerintah juga," papar Bapak Sachrudin.

Kemudian tim verifikasi memberikan tanggapan berupa beberapa pertanyaan yang juga dijawab oleh Plt. Kepala DP3AP2KB, Bunda Iis Aisyah Rodiah, salah satunya mengenai SRA. "Alhamdulillah di tingkat provinsi SRA juga sudah ditetapkan melalui SK Gubernur, di Kota Tangerang juga sudah ada SRA.," jelas Bunda Iis.

Setelah itu, acara ditutup dengan tanggapan dari salah satu tim verifikasi, Bapak Achmad Marzuki. "Generasi yang berdaya saing di Kota Tangerang dimulai dari anak-anak, dengan ini perlu dipenuhi haknya dan perlu diberi perlindungan sehingga bisa tumbuh kembang untuk menjadikan anak-anak hari ini menjadi sumber daya yang berdaya saing di Kota Tangerang di masa mendatang," tutup Bapak Marzuki.

Oh iya, rangkaian kegiatan penilaian KLA 2019 juga diliput oleh Tangerang TV dan bisa kamu tonton di tautan ini lho. Selamat menyaksikan!

Sumber Gambar :
Kiriman lainnya
Kiriman Brillyant Chautshar