Sharing Bareng Forum Anak Batuah(FORABA) Semangat Baru Seribu Mimpi

  • AWESOME!13
    • 7
    • 5
    • 4
    • 1
    • 0
sumber gambar : WA FORABA

Sharing Bareng Forum Anak Batuah(FORABA) Semangat Baru Seribu Mimpi
 
Manusia selalu diberi 2 pilihan dari tuhan,menjadi yang terburuk atau jadi yang terbaik. Kata-kata itulah yang bergema di telinga kami pada saat pembukaan sharing Forum Anak Batuah(FORABA) pada hari rabu 24 mei 2017. Tentu sharing pada hari itu tidak semata-mata untuk membahas tentang kegiatan selanjutnya.

Sebenarnya tujuan awal sharing itu untuk berkenalan dengan fasilitator baru yang bergabung baru-baru ini dengan FORABA. Tak hanya berkenalan kami juga berkesempatan untuk menyampaikan aspirasi tentang kegiatan dan perbaikan manejemen kepengurusan FORABA untuk tahun ini dan tahun yang akan dating.

Pembukaan disampaikan oleh bapak Mahyudin dan bunda Nurhuda sebagai fasilitator kami. Tentu kami agak sulit untuk beradaptasi karna ini pertemuan yang pertama bagi kami,walau seperti itu kami tetap berani dan tangkas dalam menyampaikan aspirasi dan menjawab pertanyaan dari fasilitator baru kami.

Pertama tentu kami saling berkenalan dan saling tanya jawab tentang keseharian dan juga pengalaman kami. Ada yang bertanya soal pengalaman kerja,alamat rumah,dll. Dari sesi perkenalan itu kami peroleh sebuah informasi bahwa pak Mahyuddin telah ikut serta dalam pertemuan Forum Anak se-Provinsi Bengkulu,kira-kira begitulah kesimpulan kami. Kami juga tau tentang hobi fasilitator baru kami,seperti ibu Nurhuda yang kami panggil bunda Nur yang aktif berpartisipasi dalam organisasi pramuka.

Sesi kami yang kedua adalah tentang kepengurusan,dalam hal ini pak mahyuddin dan bunda Nur bergantian menjabarkan bagaimana menjadikan FORABA sebagai sebuah Forum yang dipercaya oleh anak terutama di Kab.Mukomuko. kepengurusan yang sebentar lagi akan berganti tentu menjadi momen yang tepat untuk membahasnya,karnanya FORABA terus memotivasi seluruh anggota untuk ikut dalam kepengurusan yang baru. “Kita harus berani menunjuk diri sendiri untuk tampil dan berkarna,dengan itulah kita mulai membangun pondasi mental kita sebagai remaja Indonesia” tutur bunda Nur.

Kami juga diberi kesempatan untuk menyampaikan program,aspirasi dan juga kritik dalam sharing itu. Kami juga sudah mencadangkan beberapa program lanjutan untuk kegiatan selanjutnya. Seperti sosialisasi 2P,Panitia HAN 2017,dan ajang dari FAN lainnya.

Setelah semua sesi acara selsai kami semua langsung membersihkan sekreteriat dan bersiap untuk pulang kerumah masing-masing. Setelah semua selsai kami mulai bersalaman dan keluar dari pintu sekreteriat. Tetapi pak Mahyuddin menyuruh kami kembali ke dalam sekreteriat. Ternyata pak Mahyuddin lupa menyampaikan satu hal yang tak kalah mengembirakan. Ternyata pak Mahyuddin lupa menyerahkan bingkisan yang diberikan pada saat Pertemuan Forum Anak se-Provinsi Bengkulu.

Langsung saja dengan diwakilkan oleh beberapa pengurus dari kami,bingkisan yang berbentuk box itu diberikan oleh kami. Tanpa piker panjang kami langsung membuka dan memberi tau isinya kepada pak Mahyuddin dan bunda nur. Ternyata isinya sebuah game yang seperti ular tangga yang mempunyai struktur yang berbeda. Tentu kami langsung ingin mencoba memainkannya,tetapi karna sudah waktu adzan dzuhur dan ada beberapa pengurus yang ada kegiatan lain sehingga waktu bermain kami di undur untuk sharing berikutnya.

Banyak informasi yang penting kami dapatkan dan juga update dari FAN dan FORABA. Tentu saja dengan sharing ini kami langsung menyelenggarakan program yang kami cadangkan satu persatu.
 
Source : WA FORABA
Kiriman Lainnya