Oleh : Sahabat
Kategori : Internet Sahabat Anak


Aldo Harahap(Duta anak Riau 2016) 

Pemuda Hebat, Indonesia Kuat

Masa muda adalah masa yang penuh dengan harapan, penuh dengan cita-cita dan penuh semangat. Masa muda ditopang dengan fisik yang kuat, berjalan masih cepat,  pendengaran masih akurat dan yang dominan dari masa muda  ini adalah fikiran yang kristis dan masih cermat dalam menghadapi suatu masalah. Apalagi pemuda di zaman sekarang yang sudah penuh dengan teknologi canggih dan informasi yang mudah didapat melalui sosial media.

Jika kita lihat pemuda di zaman sekarang, banyak para pemuda yang sudah hilang jati dirinya. Banyak pemuda melakukan kegiatan-kegiatan yang sebenarnya kegiatan tersebut tidak memiliki dampak positif bagi orang lain maupun dirinya sendiri. Salah satu penyebab kerusakan para pemuda ini adalah kekosongan waktu alias tidak ada kegiatan yang bernilai positif. Ditambah lagi masa muda adalah masa mencari jati diri, masa mencari perhatian,  penuh semangat dan bergairah. Akan tetapi, dibalik semangat ini perlu adanya kontrol diri supaya tidak terpengaruh hal-hal yang bersifat negatif.

Teman-teman ku sekalian, sudah bukan rahasia umum lagi kalau kemerosotan dan kebangkitan suatu bangsa itu dipengaruhi oleh seberapa semangat para pemuda yang ada di Negara tersebut. Begitupun sebaliknya kebangkitan di suatu Negara juga sangat di pengaruhi oleh pemudanya. Sebagaimana perkataan proklamator di Negara kita ini, bung karno pernah mengatakan : “Berikan aku seratus orang tua, maka akan ku cabut semeru sampai ke akar-akarnya, namun beri aku sepuluh pemuda, maka akan kugoncang dunia”.Di Indonesia, pemuda memiliki fikiran yang masih segar dan tanggap dalam menyelesaikan suatu masalah. Ditandai pada saat ini, banyaknya organisasi-organisasi anak muda yang bertujuan untuk membangun negri ini.

Nah pada kali ini saya akan menggambarkan bagaimana sih pemuda yang hebat yang bisa menguatkan Indonesia itu?.

Pemuda merupakan tulang punggung Negara dan bangsa yang akan meneruskan kepemimpinan yang ada di Indonesia ini. Sering ada ungkapan “Kalau mau melihat bagaimana suatu bangsa 20 tahun lagi, lihat bagaimana pemudanya hari ini ”. Kalau berhasil membentuk pemuda berkarakter baik pada hari ini, maka masa depan bangsa akan cerah, bila pemuda berkarakter buruk pada hari ini, maka siap – siaplah Negara tersebut akan tertinggal dalam segala bidang di zaman modern ini. Di Indonesia sendiri, para pemuda sekarang mayoritas lebih banyak berdiam diri dibanding aktif, lebih banyak peduli pada nasib masing-masing. Kalau ada pun yang masih peduli dengan bangsa ini, jumlah nya sangatlah sedikit. Beberapa pemuda masa kini lebih egois dan tidak memperdulikan permasalahan di lingkungannya. Mereka menjerumuskan diri ke dalam narkoba, hura-hura dan pesta pora, padahal bangsa ini bergantung pada diri dia. Jika pada masa dulu, kaum penjajah lah yang memecah belah Indonesia, bukan tidak mungkin pada zaman sekarang Indonesia dipecah belah oleh ulah  bangsa itu sendiri.

Tetapi, tidak semuanya seperti itu, masih ada pemuda masa kini yang berprestasi dan sadar bahwasannya dengan berdiam diri tanpa ada pergerakan yang membawa perubahan akan menghancurkan dirinya dan Indonesia. Usaha menciptakan generasi muda yang tangguh ini harus dimulai dari kesadaran pemuda tersebut yang sudah melekat pada jiwanya. Sebelum melakukan tindakan, disarankan untuk menumbuhkan kesadaran pemuda tersebut terlebih daluhu. Sudah saatnya pemuda memposisikan diri sebagai agen sekaligus pemimpin perubahan dengan aksi-aksi positif yang bersifat membangun dan menumbuhkan kesadaran orang lain untuk melakukan perubahan di era modern ini.  Selain kesadaran, pemuda Indonesia harus lebih ditanamkan rasa disiplin, sopan santun, jujur, adil, moral yang baik. Pemuda Indonesia harus siap bersaing dan berkompetisi dalam menghadapi tantangan yang ada. Persaingan global pada zaman ini pemuda Indonesia harus dituntut untuk inovatif dan kreatif. Kedepannya semua akan bersaing, adu kecerdasan, adu pemikiran, adu teknologi, adu kekuatan dan jaringan.

Media sosial sudah tidak asing lagi bagi generasi sekarang. Bukan hanya kalangan remaja saja yang menggunakannya tetapi semua kalangan termasuk orang tua. Dahulu, media sosial hanya bisa diakses oleh kalangan bangsawan saja, dan sekarang media sosial bisa diakses dengan mudah oleh semua lapisan masyarakat. Yang patut jadi perhatian adalah bagaimana efek dari penggunaan sosial media tersebut. Sering kali individu melenceng dan jauh dari manfaat sosial media itu sendiri yang sejatinya sangat berguna untuk hal yang positif dan silaturahmi. Hari ini, banyak kita lihat beberapa pihak yang memanfaatkan media sosial untuk ajang propaganda, fitnah, berita hoax, dan beberapa tujuan lainnya untuk memecah belah.
Nah, disinilah peran pemuda hebat untuk menyelesaikan masalah ini. Pemuda yang hebat harus cerdas dalam memanfaatkan media sosial. Dengan memanfaatkan media sosial, bukan hanya memberikan dampak positif, tetapi juga bisa memberi perubahan bagi masyarakat. Kekuatan pemuda dalam merubah masyarakat ini melalui ide kreatif, fikiran cerdas dan aksi-aksi positif yang tuangkan kesosial media sehingga bisa mengetuk hati masyarakat untuk berbuat baik pula.Tetapi, semua pemuda di Indonesia tidak seperti itu. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pemuda Indonesia bisa mejadi orang yang aktif melakukan kegiatan positif.

Beberapa faktornya, antara lain :
1.Faktor keluarga.
Dalam keluarga yang pola hidupnya baik. Maka, akan membentuk karakter pemuda yang baik pula dan begitu sebaliknya. Orang tua lah yang sangat berperan didalam keluarga. Orang tua ibaratkan pena dan anak ibaratkan kertas. Pena akan menuliskan tintanya ke kertas, kemudian kertas menerima apapun warna tinta yang dituangkan kepadanya. Ketika orang tua memperlihatkan sikap yang buruk, maka kedepannya anaknya akan menjadi pemuda yang buruk dan ketika sikap baik yang dicontohkan orang tua kepada anaknya, maka kedepannya anaknya akan menjadi pemuda yang baik pula. Walaupun pada akhirnya kembali kepada kesadaran pemuda itu sendiri dan kehendak Tuhan Yang Maha Esa.

2. Faktor lingkungan
Lingkungan yang baik sangat diperlukan dalam masa pendidikan remaja. Remaja masih perlu mencari jati dirinya, sehingga lingkungan harus mendukung supaya remaja tersebut kedepannya menjadi pemuda yang baik.

3. Faktor pemuda dalam pergaulan
Dalam bergaul, seorang pemuda masih memiliki sifat labil. Dia akan mengikuti apa yang dilakukan temannya baik atau buruk. Seorang pemuda akan mengikuti  hal-hal yang dianggapnya menarik. Maka, seorang pemuda yang baik harus memiliki pergaulan yang baik pula.


 Maka dari itu dapat disimpulkan, pemuda memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap perkembangan dan kemajuan bangsa. Pemuda yang tangguh dapat diartikan sebagai pemuda yang bisa menggunakan masa mudanya untuk hal-hal yang  bermanfaat dan meninggalkan hal-hal yang buruk. Pemuda pada zaman pergerakan nasional memiliki kemauan keras untuk bisa mempersatukan bangsa Indonesia dan membebaskan diri dari penjajahan. Sedangkan, pemuda zaman sekarang mendapati kemajuan IPTEK yang sangat pesat, sehingga mereka yang memiliki pemikiran yang baik dan bertanggung jawab akan menggunakannya untuk hal-hal positif. Pemuda sekarang banyak yang menjadi korban era globalisasi. Upaya untuk menciptakan generasi muda yang tangguh dapat dilakukan di dalam keluarga dengan bimbingan orang tua, di lembaga pendidikan dengan bimbingan guru, dan di masyarakat dengan mengadakan organisasi pemuda yang positif dan adanya pengawasan tokoh masyarakat. Namun, yang paling terpenting adalah kesadaran dari pemuda itu sendiri untuk berbuat positif demi merubah Indonesia menjadi Negara yang hebat dan dipertimbangan di mata dunia.




 

SHARE


Sahabat

""

Follow


47 Mading


Pemuda Hebat, Indonesia kuat

Kategori : Internet Sahabat Anak

ANAK/REMAJA DAN MEDIA SOSIALNYA

Kategori : Internet Sahabat Anak

Pentas Boneka Tangan Forum Anak Surakarta

Kategori : Internet Sahabat Anak