Pemimpin Bersuara Tanpa Rokok (PESTAK) Menuju Indonesia Cemerlang

  • AWESOME!13
    • 7
    • 5
    • 4
    • 1
    • 0
sumber gambar : Dika PhotoGraph

Pemimpin Bersuara Tanpa Rokok (PESTAK) Menuju Indonesia Cemerlang
 
 
Kami mulai cemas dan bingung setelah mengetahui bahwa terjadi pemadaman listrik pada saat sosialisasi segera dimulai. Kejadian tak terduga memang sering kali terjadi pada saat kita melakukan suatu hal yang baru atau pertama kalinya. Ya,untuk pertama kalinya Forum Anak Batuah (FORABA) membuat sosialisasi Pelopor dan Pelapor (2P) terkait rokok.
       
Kegiatan yang kami lakukan bertempat di SMPN 01 Mukomuko pada hari sabtu, 3  Juni 2017 ini dimulai pada jam 09.00 WIB. Narasumber  yang kebetulan salah seorang pengurus FORABA ini langsung memberi aba-aba untuk memulai acara.
       
Dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya,diharapkan menambah rasa nasionalisme peserta. Setelah kata sambutan selsai,kami Forum anak Batuah(FORABA) langsung membuka dan memberi pengetahuan dasar kepada peserta tentang Pelopor dan Pelapor (2p),FORABA, dan bahaya rokok.
 
Tentu kami agak canggung karna ekspetasi tak sesuai realita,seharusnya materi yang berupa video dan powerpoint yang sudah kami siapkan dapat ditampilkan,tetapi pemadaman listrik tak kunjung usai. Narasumber sekaligus perwakilan FORABA yaitu kak Maulana Habibi tidak ambil pusing. Berbekal dengan pengalamannya,ia menyampaikan materi dengan santai dan lues.
       
Saat menyampaikan materi,semua peserta terfokus dan aktif saat ditanya tanggapannya soal bahaya merokok dan perkembangannya. Sering kali kak Maulana melemparkan teka-teki dan jokes sehingga dapat mengundang gelak tawa peserta.

Peserta yang terdiri dari ekstrakuliker,OSIS,dan perwakilan kelas tentu dianggap sebagai orang yang dicontoh dan aktif di sekolah. Sehingga komunikasi yang baik dapat terjalin,apalagi karna tak terfokus pada powerpoint,materi yang disampaikan diselipkan juga tentang agama dan kepemimpinan.
       
“Pemimpin tak perlu baju yang glamor,tak perlu lambang di pundak,apalagi wajah yang menarik. Yang diperlukan adalah pengakan seluruh anggota bahwa ia adalah pemimpin’’ ujar kak Maulana.
 
Diakrnakan suasana yang cair,peserta tak ragu untukk menyampaikan aspirasi dan pendapatnya tentang bahaya merokok. Seperti pada saat ditanya “lebih bahaya perokok pasif atau perokok aktif?” semua punya alas an masing-masing. Ada yang menjawab perokok pasif. Ada juga yang menjawab perokok aktif,dikarnakan perokok pasif hanya menghirup saja,sedangkan perokok aktif bahayanya 2x (menghirup dan menghisap). Tentu jawaban peserta mengundang gelak tawa peserta lainnya.

Hari itu tentu sangat menyenangkan dan berkesan bagi FORABA,karna ini kali perdana dan menjadi tolak ukur kami untuk Sosialisasi selanjutnya. Begitu juga peserta yang punya mimpi besar di hati mereka yang mereka tuangkan dengan bakat mereka masing-masing. Ada peserta mengutip dan membagikannya di media sosial tentang quote ataupun kegiatan hari itu.
       
Kami yakin mimpi kami semua akan terwujud dengan semangat gejolak api yang terbang layaknya garuda di atas langit biru dengan tameng di hatinya.
 
Source : Dika PhotoGraph
Kiriman Lainnya