Menjadi Pelopor Untuk Mencetak Pelopor

  • AWESOME!13
    • 7
    • 5
    • 4
    • 1
    • 0
sumber gambar : Dok. Forum Anak Sulawesi Tengah

Dalam rangka mewujudkan pemenuhan hak anak dan evaluasi terhadap kabupaten/kota layak anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Prov. Sulawesi Tengah beserta Forum Anak Prov. Sulawesi Tengah telah melaksanakan pembentukan Forum Anak Kabupaten pada tanggal 14 maret 2017. Dari 12 kabupaten dan 1 kota yang berada di Prov. Sulawesi Tengah, masih ada 4 kabupaten yang Forum Anaknya belum terbentuk salah satunya adalah Kabupaten Sigi. Dalam pembentukan kepengurusannya, DP3A dan Forum Anak berkoordinasi dengan sekolah- sekolah di Kab. Sigi khususnya siswa-siswi SMP dan SMA.

Kegiatan ini sendiri ialah program kerja dari divisi Jaringan Anak Forum Anak Sulawesi Tengah. Pada saat pelaksanaannya, ibu Norma selaku Kepala Dinas DP3A turut serta memberikan materi bersama pengurus Forum tentang Pengembangan Forum Anak sebagai wadah partisipasi anak dalam hal pembangunan. Hal ini sesuai dengan rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional dimana Pemerintah akan membentuk dan mengembangkan wadah-wadah partisipasi anak. Forum anak merupakan salah satu bentuk wadah partisipasi anak yang difasilitasi Pemerintah. Tak lupa juga untuk memberikan gambaran dan pentingnya seorang anak sebagai pelopor sebaya dalam mencegah terjadinya isu-isu anak seperti bullying, rokok, stop pernikahan dini, dan lain sebagainya.

Mengingat jumlah anak di Prov. Sulawesi Tengah yang haknya belum terpenuhi maka kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan memudahkan pemenuhan Hak Anak khususnya Hak Partisipasi. Pembentukan Forum Anak sebagai media bagi mereka untuk menyampaikan pendapat dan aspirasinya. Forum anak diharapkan dapat menjadi media komunikasi dalam membangun pengertian anak-anak, orang dewasa, orang tua, Pemerintah dan masyarakat dalam pemenuhan hak- hak anak.

Pembentukan Forum Anak Kabupaten ini, menjadi kesempatan Forum Anak Sulawesi Tengah untuk mencetak pelopor baru ke ruang lingkup yang lebih luas lagi. Yang sangat kami tekankan saat pembentukan Forum Anak Kabupaten adalah menyebarkan virus positif kepada anak-anak di Sulawesi Tengah untuk menjadi anak-anak yang dapat berkontribusi terhadap lingkungan disekitarnya. Saat pembentukan Forum Anak Kab. Sigi, isu yang hangat dibahas saat itu adalah tentang pernikahan dini. Oleh karenanya, di momen pembentukan Forum Anak tersebut, Forum Anak Prov. Sulawesi Tengah mencoba untuk mencetak pelopor baru di Kab. Sigi. Dengan deskripsi yang telah diberikan saat pemaparan program kerja Forum Anak Sulawesi Tengah, Forum Anak Kab. Sigi pun mulai merancang ide program saat itu yang masih ada di pikiran masing-masing pengurus baru tersebut sekaligus visi misi yang akan dirancang untuk kepengurusan baru ini.

Salah satu hal yang kami inginkan adalah, kampanye tentang pentingnya stop pernikahan dini pada anak. Karena resiko dan hal yang belum matang bagi seorang anak, terkesan memberi beban tersendiri bagi seorang anak yang masih sangat perlu menginjakkan kaki kesekolah untuk mendapatkan pendidikan namun ironi harus mengurusi rumah tangga dan lain sebagainya. Untungnya, pada pembentukan Forum Anak Kab. Sigi tersebut, beberapa orangtua siswa dan beberapa PNS DP3A Kab. Sigi, turut hadir dalam pembentukan Forum Anak Kab. Sigi tersebut. Sehingga, secara tidak langsung Forum Anak Sulawesi Tengah juga memberikan aspirasi dan pendapatnya tentang bahaya pernikahan dini kepada orangtua-orangtua yang hadir saat pembentukan Forum Anak tersebut. Oleh karenanya, materi tentang isu anak yang kami bawakan salah satunya pernikahan dini, dapat memberikan pemahaman kepada peserta pembentukan Forum Anak Kab. Sigi untuk memberikan penyadaran akan urgensi dari bahaya pernikahan dini terhadap mental seorang anak. Terlebih lagi, Indonesia sebagai negara yang menduduki peringkat ke-2 di Asia Tenggara akan isu pernikahan di bawah umur. Menurut data penelitian Pusat Kajian Gender dan Seksualitas Universitas Indonesia tahun 2015, ada sekitar 2 juta perempuan Indonesia dibawah umur 15 tahun sudah menikah dan putus sekolah. Jumlah ini akan diperkirakan akan meningkat menjadi 3 juta orang di tahun 2030.

Pembentukan Forum Anak Kab. Sigi bukan hanya sekedar membentuk Forum Anak saja. Melainkan adanya bekal dan aksi nyata Forum Anak Sulawesi Tengah untuk memberikan pengaruh dan sebuah tanggung jawab terhadap anak-anak di Kab. Sigi. Pembentukan Forum Anak Kab. Sigi ini juga sebagai salah satu kesempatan untuk menyosialisasikan urgensi dari isu-isu anak yang sedang hangat di Indonesia. Sekaligus saat terbentuknya kepengurusan baru di Forum Anak tersebut, resmilah Forum Anak Kab. Sigi dapat bekerja dan berpartisipasi dalam hal-hal yang berkaitan dengan hak-hak dan kebutuhan anak di Kab. Sigi, Sulawesi Tengah. Oleh karenanya, selaku pelopor anak Sulawesi Tengah, senang bisa mencetak pelopor baru di Kab. Sigi dan akan terus berusaha untuk mencetak pelopor anak lebih banyak lagi. Bersama, mari cegah dan hentikan segala isu anak yang ada di Indonesia.
 
               
               
 
Source : Dok. Forum Anak Sulawesi Tengah
Kiriman Lainnya