Mendekatkan yang jauh, menjauhkan yang dekat

  • AWESOME!13
    • 7
    • 5
    • 4
    • 1
    • 0
sumber gambar : Dok. FATAR

(by: Rifka Annisa)

Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatu, nama saya Zulfa risani yanti , saya merupakan salah satu anggota forum anak tanah rencong (FATAR). Pada tanggal 9 april FATAR melakukan acara peresmian forum anak tanah rencong , dalam acara tersebut banyak rangkaian kegiatan kegiatan menarik, salah satu nya kampanye tentang bahaya rokok, FATAR memang sangat gencar mengkampanyekan tentang bahaya rokok , kenapa ?, karena menurut penelitian jumlah perokok di Indonesia mencapai 62 juta jiwa , menduduki peringkat ke 3 setelah cina dan india , 70 % merokok mulai pada umur di bawah 19 tahun sehingga indonesia dikenal di dunia sebagai baby smoker country karena banyak di temukannya perokok usia balita di indonesia , dan Indonesia juga merupakan satu satunya Negara di ASEAN yang masih membolehkan iklan, promosi dan sponsor rokok di mana saja.

Dengan keprihatinan itu , maka forum anak tanah rencong terus berkampanye menyuarakan bahaya merokok, salah satunya pada kegiatan ini , yang juga di sponsori oleh FCTC Indonesia. Dalam kegiatan peresmian Forum anak tanah rencong ini sebenarnya kampanye menolak rokok bukan tema utamanya, tapi FATAR menyisipkan kampanye tentang bahaya rokok sebagai bentuk kampanye menolah rokok , di awali dengan tidak boleh ada nya asab rokok pada kegiatan yang di hadiri oleh siswa TK , SD, SMP , SMA se- banda aceh dan aceh besar dengan jumlah tak kurang 1000 orang anak, dan juga para orang tua.pada acara ini , para orang tua di larang merokok, apa lagi anak anak, sehingga suasana menjadi asri tanpa asap rokok.

kemudian setelah acara peresmian selesai anggota forum anak tanah rencong langsung menyebar melakukan tugasnya masing masing ,salah satunya bersosialisasi mengajak para orang tua untuk menjauhkan rokok dari anak ,karena banyak anak Indonesia yang terpapar asab rokok orang lain,termasuk dari ayahnya sendiri ,dan juga anggota FATAR menyampaikan dampak buruk dari rokok tersebut kepada orang tua supaya orang tua sadar rokok itu buruk bagi kehidupan. Bukan hanya orang tua, FATAR juga mulai mendekati anak anak, anak anak di ajak bermain permainan tradisional seperti hayak bruk , silop kaye , talo yeye, engklek, dan lain lain . Ini mengajak kepada anak anak untuk melakukan kegiatan bermanfaat , “dari pada merokok lebih baik main silop kaye” , salah satu semboyan yang di bawa FATAR untuk menkampanyekan stop rokok . bukan hanya permainan tradisional saja , ternyata ibu ibu dari p2tp2a sudah mempersiapkan makanan makanan tradisional seperti , kue bhoi, permen gula merah , timphan ,kue ade, bubur kacang hijau dan banyak lagi , yang kelezatannya tiada dua , jauh lebih nikmat dari pada merokok , juga jauh lebih sehat.

Pada hari yang sangat menyenangkan itu, semua bersenang senang tanpa sedikitpun adanya asap rokok, dan semua yang hadir menjadi pelopor mengkampanyekan stop rokok, ternyata hari akan lebih indah bila tanpa asab rokok , FATAR telah buktikan dalam acara peresmian forum anak tanah rencong ini. Dan tak lupa juga sebelum semua pulang ke rumah nya masing masing, semua anak anak berfoto di depan photo booth , dengan memegang property yang bertulisan “ maaf saya tidak merokok “ . ternyata bukan hanya anak anak saja, orang tuapun antusias untuk berfoto ria di photo boot tersebut.

Pada akhir kegiatan Anggota forum anak tanah rencong juga membuat sebuah video di depan photo boot , dengan meneriakkan “ kami menolak jadi target “ target rokok pastinya.

AnakIndonesia, ForumAnak, ForumAnakTanahRencong, FATAR, SalamAneukAceh, DafaAward, Aceh
Seiring dengan keberadaan teknologi komunikasi yang begitu lekat pada setiap individu, membuat individu abai pada lingkungan nyata, sosial sekitarnya. Salah satu teknologi komunikasi yang membuat orang abai terhadap sekitar (sosial) adalah gadget.

Keberadaan gadget telah mempengaruhi perilaku manusia seluruh penjuru dunia, baik dewasa, remaja, atau anak-anak. Fungsi sebenarnya gadget adalah untuk kemudahan komunikasi, tetapi dalam pemakaiannya menjadi berlebihan. Tak hanya digunakan sebagai fungsi komunikasi, melainkan gadget sudah menjadi fungsi hiburan yang digunakan berlebihan.

Kesibukan dengan gadget ini menjadikan kita lupa diri bahwa kita lahir dan hidup sebagai makhluk sosial; makhluk yang membutuhkan keberadaan dan dekat dengan orang lain; yang nyata. Kita tidak dapat hidup sendiri dan merasa puas dengan dunia maya. Gadget memang berfungsi memudah urusan dan kerjaan kita atau menghibur kita. Akan tetapi, gadget hanya alat dan itu benda mati.

Berbeda dengan manusia; berwujud, nyata, berasa, dan hidup. Manusia ketika dekat dengan diri memberi pengaruh jiwa raga buat kita. Emosi dan kemanusiaan kita terlibat saat berhubungan dengan manusia, tak seperti gadget. Gadget sekali lagi, hanya memudahkan urusan/kerja, hiburan, dan komunikasi orang yang jauh dan sulit dijangkau. Namun gadget tak bisa memberi seperti yang diberikan dengan kehadiran manusia, yaitu emosi dan kemanusiaan kita.

Nah! Setelah menjadi bagian dari Forum Anak Tanah Rencong, aku lebih menyadari kehadiran manusia dan berada serta terlibat dengan orang terdekat. Forum Anak Rencong  punya perhatian masalah penggunaan gadget secara berlebihan. Salah satunya adalah dengan melakukan aksi positif untuk pengaruh yang baik kedepannya, yang tidak lain adalah dengan menyuarakan penggunaan gadget secara berlebihan.

Kegiatan ini diberi nama “ Gadget Free Day”. Mekanisme kegiatan diisi dengan permainan tradisional, rumah buku, dsb. Kegiatan ini bertujuan untuk menghilangkan penggunaan gadget walau dalam sesaat, agar semua orang dapat bermain, beraktivitas, senda gurau tanpa gadget yang dapat merusak siklus otak ketika lama menggunakannya.

Permainan tradisional dimasukkan dalam kegiatan ini, supaya semua orang dapat mengenang budaya zaman dahulu. Contohnya seperti congklak, bakiak, enggrang yang dapat dimainkan semua orang. Baik anak-anak, remaja, dan orang dewasa. Serta rumah buku, agar minat baca semakin meningkat. Karena sesungguhnya ilmu itu ada didalam buku. Tanpa buku semua orang tidak akan tau apa ini dan apa itu.

Gadget Free Day telah berlangsung setiap minggunnya. Antusias masyarat menyambut baik aksi yang kami lakukan. Tidak heran terkadang kami kekurangan benda, bahan, atau permainan untuk dapat digunakan semuanya.

Akibat ramai masyarakat yang ingin sekali mencobanya dan bergabung bermain bersama kami. Oleh karena itu, aku sangat beruntung ketika dapat menjadi bagian dari Forum Anak Tanah Rencong yang telah melakukan aksi-aksi positif demi perubahan yang cemerlang. Ambisiku yang dulu sempat berfikir bahwa yang dapat menjadi bagian dari Forum Anak adalah seseorang yang berprestasi dalam bidang akademi dan bersekolah di sekolah yang unggul , yang sempat mematahkan semangat juang ini.

Dengan motivasi ingin masuk Forum Anak adalah untuk dapat menyuarakan hak-hak anak tanpa membedakan kelas sosial, kecerdasan, ahli waris, atau apapun itu. Karena yang dibutuhkan ialah komitmen dan semangat yang membara dalam melakukan aksi untuk perubahan.

Begitulah kegiatan yang telah aku dan teman-teman Forum Anak Tanah Rencong laksanakan. Dan kami telah mengubah kalimat yang sebelumnya mengatakan “Mendekatkan yang jauh Menjauhkan yang dekat” menjadi “Mendekatkan yang jauh Merapatkan yang dekat”. Agar kita terhindar dari dampak negatif penggunaan teknologi jaman sekarang, jadilah generasi yang berkualitas mulai saat ini.
Semangat!
 
Source : Dok. FATAR
Kiriman Lainnya