• 13
    • 7
    • 5
    • 4
    • 1
    • 0


Tahukah Bunda ada lho bayi usia 6 bulan yang sudah tumbuh gigi? Namun, secara umum bayi usia 9-10 bulan yang baru kelihatan giginya. Yang pasti, cepat atau lambatnya pertumbuhan ini dipengaruhi seberapa efektif Bunda dukung anak tumbuh gigi.

Banyak yang mengkaitkan telatnya pertumbuhan gigi anak disebabkan kekurangan kalsium. Ini disebabkan gigi itu dipengaruhi oleh nutrisi yang disebut dengan kalsium.

Namun, bagaimana dengan balita yang mendapatkan ASI eksklusif tapi tidak tumbuh gigi cepat? Rasanya tidak mungkin anak tersebut kekurangan kalsium, bukan?

Kemudian, muncullah penjelasan dari para ahli kesehatan. Faktanya, bukan hanya kalsium saja yang membuat gigi anak tumbuh lebih cepat. Faktor lain pun ada. Maka dari itu, setiap orang tua sebaiknya ikut mendukung tumbuh gigi anak.

Bagaimana caranya?

Makanan Tertentu Yang Bisa Mendukung Tumbuh Gigi Anak

Bunda mungkin pernah dengar anak cepat tumbuh giginya jika diberi makanan yang kasar. Sayangnya, ini tidak mungkin Bunda lakukan jika masih di bawah 1 tahun. Apalagi jika anak baru bersuai 6-7 tahun.

Lalu, apa yang harus Bunda lakukan?

Tenang saja. Ada makanan halus yang juga bagus untuk mendukung anak tumbuh gigi. Berikut ini list makanan yang bakal dukung pertumbuhan gigi anak.

Brokoli

Paling mudah jika harus membuat MPASI (Makanan Pendamping ASI) yang terbuat dari brokoli. Cukup blender brokoli. Campur dengan sedikit ASI atau madu. Menu makanan sehat untuk bayi bisa dihidangkan.

Namun, tahukah Bunda jika brokoli termasuk makanan yang mendukung pertumbuhan gigi anak? Ada kandungan vitamin A yang sangat tinggi di dalam sayuran ini. Vitamin A inilah yang mempercepat pembentukan enamel gigi.

Jadi, bukan hanya kalsium saja yang dibutuhkan untuk pertumbuhan gigi ya.

Wortel

Selain brokoli, sayuran lain yang bisa Bunda jadikan menu MPASI adalah wortel. Sama dengan brokoli. Kandungan vitamin A yang sangat tinggi di dalam wortel bisa menjadi cara yang tepat untuk dukung anka tumbuh gigi.

Telur

Apa yang Bunda ketahui dari telur? Kandungan apa yang paling tinggi di dalam telur? Jika jawabannya protein, tepat sekali. Akan tetapi, ada juga kandungan fosfor yang tak kalah tinggi di dalam telur.

Menurut para ahli kesehatan anak, fosfor ini juga punya peran untuk pertumbuhan gigi. Bersama dengan kalsium dan juga vitamin D, forfor akan membuat gigi tumbuh lebih cepat dan lebih kuat.

Jadi, tidak mesti harus memberikan suplemen atau multivitamin untuk mendukung pertumbuhan gigi anak. Buat menu makanan seperti yang sudah dijelaskan di atas dan lihat perkembangannya.

Ajarkan Good Oral Habits

Tidak hanya nutrisi saja yang mempengaruhi perkembangan anak, termasuk pertumbuhan gigi. Sayangnya, banyak orang tua yang termakan iklan. Contohnya saja iklan sebuah produk yang katanya bisa membuat anak tumbuh tinggi, anak pintar, dan lain sebagainya.

Tentu iklan tersebut tidak salah. Karena memang produk kesehatan anak seperti susu balita memang mengandung nutrisi yang memberikan manfaat seperti di iklan. Hanya saja, jangan terlalu over expectation. Karena bukan hanya nutrisi saja yang bisa membuat anak tinggi atau pintar. Ada faktor eksternal.

Begitu juga dengan pertumbuhan gigi. Mendukung anak tumbuh gigi tidak hanya Bunda harus lakukan dengan cara memberinya makanan bergizi. Ada hal lain yang tak kalah penting.

Oral habits atau kebiasaan baik untuk menjaga kesehatan mulut. Apa saja itu?

Yang pertama, minum air putih. Siapa sangka jika air putih bisa mendukung gigi anak tumbuh lebih cepat. Ini bukan mitos tapi fakta ilmiah. Dengan membiasakan anak minum air putih ketika halus atau setelah selesai makan, maka mulut akan dibersihkan secara alami. Air liur akan tercampur dengan air minum sehingga bisa menyehatkan gusi. Inilah yang kemudian membuat gigi berpotensi tumbuh lebih cepat.

Tidak hanya itu saja. Yang kedua ini juga tak kalah penting. Yaitu sikat gigi. Mungkin bayi Bunda belum tumbuh gigi. Namun, bukan berarti bagian gusi tidak perlu dibersihkan.

Air putih mungkin sudah cukup untuk membersihkan mulut dan gusi. Tetapi, akan lebih bersih lagi jika Bunda bersihkan gusi dengan alat pembersih gusi untuk bayi.

Dan yang terakhir, biasakan anak makan buah. Apapun itu. Blender buah seperti apel, pepaya, atau mangga. Karena di dalam buah, kandungan gulanya rendah. Dan buah juga membuat mulut lebih bersih.

Dan yang pasti, dengan membiasakan oral habits tersebut, anak tidak akan melakukan hal yang merugikan. Contohnya minum minuman yang terlalu banyak mengandung gula, makan permen, dan lain sebagainya. Di mana hal tersebut tidak hanya menghambat pertumbuhan gigi. Hal itu juga bisa membuat gigi yang sudah tumbuh sedikit mudah retak. Keropos karena gigi terkena terlalu banyak gula.

Jadi, sudah siap untuk dukung anak tumbuh gigi? Yang pasti, banyak cara yang bisa Bunda lakukan. Beberapa tips tersebut di atas bisa Bunda terapkan secara konsisten.

Setelah gigi tumbuh, ada hal lain yang jauh lebih berat, yaitu menjaga agar gigi tidak keropos. Karena banyak balita yang suka makan permen atau snack yang kandungan gulanya tinggi. Akibatnya, di usia mereka yang ke 4 biasanya gigi mulai keropos. Dan ini bisa terjadi berlarut-larut hingga mereka duduk di bangku SD.

Bunda tidak ingin hal tersebut terjadi pada sang buah hati? Mulai sekarang dukung anak tumbuh gigi dengan melakukan hal-hal yang baik tersebut di atas.

Sumber Gambar :
Kiriman lainnya
Kiriman Forum Anak Butta Toa (FABT)