Oleh : Forum Anak Kabupaten Situbondo
Kategori : Forum Anak

oleh Nur Akidahtul Jhannah

Pada tanggal 12 sampai 13 November 2018 yang telah lalu dilaksanakan Kongres Anak ke-IV Kabupaten Situbondo. Acaranya memang berlangsung singkat tetapi sangat Membekas. Peserta dari Kongres Anak Situbondo yang keempat ini, didatangkan dari berbagai unsur anak. Yakni dari perwakilan Forum Anak Kabupaten, dari perwakilan Forum Anak Kecamatan, lalu perwakilan pelajar SMP dan SMA se-Situbondo, perwakilan anak lintas agama, Kemudian dari berbagai organisasi/komunitas anak yang ada di Situbondo. 

Kongres Anak dilaksanakan di Hotel Utama Raya, Kecamatan Banyuglugur. Semua peserta merasa sangat terharu dan senang tentunya. Memang bisa dilihat, kalau kongres kali ini lebih "mewah" dari pelaksanaan kongres- kongres sebelumnya. Saat kami memasuki hotel, kami diarahkan ke ruang pertemuan hotel. Di sana kami melakukan registrasi, kemudian memilih tempat duduk sendiri. Setelah beberapa saat kemudian, acara hampir dimulai dan terlihat semua sibuk dengan persiapannya masing-masing. MC mempersiapkan teksnya, hingga panitia yang sibuk mendampingi para narasumber dan saat semuanya telah siap.

MC memandu acara pembukaan dengan sangat baik, yang diisi dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Situbondo. Seremoni pembukaan diisi oleh Laporan Ketua Panitia (Kepala Dinas PPPA Kab. Situbondo) yang dilanjutkan oleh Sambutan dari Ketua Komisi IV DPRD Kab. Situbondo sekaligus dibukanya acara dengan resmi.

Kami peserta sangat antusias dengan acara ini karena disinilah suasana kebersamaan, dan keberagaman anak Situbondo munculmmenjadi satu. Dari berbagai elemen anak hadir di ruangan tersebut dan mempunyai satu tujuan sama, yakni untuk masa depan anak Situbondo yang lebih baik.

Dalam 2 hari yang padat itu, kami diberikan sejumlah materi. Diantaranya Bapak Drs. H. Haryadi Tejo Laksono, M.Si selaku Kepala Bappeda Kab. Situbondo / Ketua Gugus Tugas KLA mengisi materi Implementasi KLA di Situbondo. Kemudian diisi oleh Ibu Dra. Urifah, M.Si dari Dinas PPPAK Prov. Jawa Timur mengisi materi Forum Anak sebagai 2P (pelopor dan pelapor).

Yang menarik dan sangat berkesan adalah materi Hak Kesehatan Anak yang diisi oleh Ibu Hj. Umi Kulsum, SH. Beliau juga memberi kesempatan kepada kami untuk unjuk kebolehan. Banyak peserta yang maju menjawab panggilan beliau dan menampilkan banyak hal, seperti menari, mendongeng, dan bernyanyi. Tak ketinggalan salah seorang peserta difabel autisme juga menampilkan puisinya loh. Pokoknya siang itu sangat seru, deh !

Sorenya, kami mendengarkan materi dan berdiskusi tentang Reorganisasi Forum Anak oleh narasumber Ibu Winny Isnainy . Beliau memandu pemetaan potensi anak, bagaimana cara mencapai suatu tujuan dengan efektif dan efisien, hingga bagaimana kita sebagai anak dapat berkontribusi dalam pemecahan/menyelesaikan masalah di lingkungan sekitar. Sepanjang kegiatan partisipatif ini kami selalu didampingi oleh Fasilitator kami, Kak Fahri. Kami dibagi menjadi 10 kelompok dan berdiskusi serta mempresentasikan hasil kerja kelompok kami dengan antusias.

Menjelang maghrib, setelah mendapat materi yang cukup banyak, kami dipersilahkan untuk masuk check-in di kamar hotel masing-masing. Teman difabel tentunya tidak disatukan dengan teman difabel lainnya. Mereka ditempatkan dalam kamar yang berbeda-beda. Ini bertujuan untuk meningkatkan interaksi dan inklusivitas antara teman difabel dan nondifabel. Kamarnya sangat bagus, kami senang bisa berada di sana.

Setelah "menjajal" fasilitas kamar hotel, setelah makan malam kami kembali untuk melanjutkan diskusi. Hasil dari diskusi bersama Ibu Winny tadi sore dijadikan bahan masukan dalam penyusunan Suara Anak Situbondo dan Program Kerja Pengurus Forum Anak Kabupaten Situbondo Masa Bakti 2019-2021.

Selagi perwakilan merumuskan suara anak, peserta lainnya dibriefing mengenai outbound besok. Saat jam menunjukkan pukul 21.00, kami dipersilahkan untuk istirahat. Tetapi tidak untuk para formatur/ perumus Suara Anak Situbondo yang baru selesai pada pukul 11.

Perumusan Suara Anak tahun ini berjalan cukup lama karena pendapat tiap perwakilan sangat berbeda. Diskusi terjadi sangat alot. Kami membutuhkan waktu yang tidak sedikit untuk menghasilkan keputusan. Hal ini terjadi karena tidak ada campur tangan orang dewasa dalam diskusi kami. Jadi para perwakilan lebih leluasa dan tidak segan dalam mengeluarkan idenya.

Demikian pula dengan para peserta lain yang tidak mau lekas masuk kamar dan beristirahat. Ada beberapa dari kami yang masih berkenalan dan saling menghampiri kamar satu sama lain. Tetapi setelah kami ditegur oleh panitia kami langsung cepat-cepat kembali ke kamar.
Kami jadi sadar bahwa kami dilatih menjadi anak yang disiplin dengan waktu. Dengan begitu kami bisa menjadi pelopor baik dalam teori maupun dalam tindakan.

Pagi tiba dengan begitu cepat, gemuruh suara sound system yang menyanyikan Jingle FAN dan 2P membangunkan kami di pagi hari. Mengingatkan bahwa hari ini adalah hari kedua dan saatnya kita untuk outbond. Semangat pagi begitu membara dalam jiwa kami.

Kami dengan cepat langsung berganti pakaian yang telah diberikan oleh panitia, yang berlambang Forum Anak Kabupaten Situbondo, dan juga lambang Pemerintah Kabupaten Situbondo. Bajunya begitu nyaman dan sangat Instagramable.

Setelah kami berbaris di halaman Hotel, ternyata masih ada beberapa peserta yang belum berkumpul bahkan belum bangun dari tempat tidurnya. Ketua kelompok dengan sigap langsung menjemput anggotanya yang belum bangun. Setelah anggota lengkap, petugas outbond langsung memulai acaranya.

Kami ditantang untuk membuat yel-yeld dan menyelesaikan permainan-permainan yang telah disediakan. Seperti memasukkan bola pada botol, mengoper bola dengan pipa, kemudian mengoper tepung dari tangan ke tangan, dan masih banyak lagi. Setelah badan kami kotor oleh tepung, kami langsung beramai-ramai pergi ke pantai untuk membersihkan diri dan juga bersenang-senang.

Tak lama setelah kami bersenang-senang, terlihat beberapa panitia mulai mengarahkan agar kami keluar dari pantai. Kami pun lekas menurutinya. Setelah membersihkan diri di kamar masing-masing, kami berkumpulkembali di Aula dengan memakai baju hitam putih. Ini bertujuan untuk menghidupkan semangat reformasi kepengurusan, warna putih elambangkan lembaran kosong yang akan kami torehkan dengan karya, dan hitam melambangkan dalamnya ilmu yang perlu kami selami.

Saat erkumpul kami dibagi menjadi tiga kelompok. Yakni kelompok wilayah timur, wilayah tengah, dan wilayah barat. Setelah itu kami dipersilahkan untuk memilih wakil ketua dari masing-masing wilayah. Kami juga diminta untuk membagi kelompok dalam 5 klaster Kabupaten Layak Anak (KLA) yang telah ditentukan.

Setelah berdebat dan juga menampung berbagai perbedaan pendapat dalam kelompok, akhirnya tiap wilayah sudah memutuskan pembagiannya. Setelah menempuh jalur voting.

Fasilitator kami, Kak Fahri, mengarahkan kami untuk menempuh jalur musyawarah. Ini bertujuan agar kesalahan pada tahun lalu atau kongres sebelumnya tidak terulang, yakni ibarat seperti memilih kucing dalam karung. Nah dalam Kongres kali ini kami berusaha untuk memilih kepengurusan yang seamanah mungkin dan tidak akan mengecewakan mandat anak Situbondo.

Berdasarkan hasil musyawarah, kami menetapkan Nur Faslina Ridwan sebagai Ketua Forum Anak Kabupaten Situbondo Masa Bakti 2019-2021 yang didampingi oleh tiga orang wakil ketua perwakilan anak Situbondo wilayah barat, tengah, dan timur.

Setelah semua rangkaian acara selesai, kamipun saling memberi selamat pada pengurus yang terpilih. Dengan berat hati kami mengakhiri pengalaman yang mengesankan itu. Kami packing di kamar masing-masing, dan berpamitan satu sama lain.

Kami saling bertukar nomor telepon dan bertukar akun Instagram. Pada detik-detik terakhir menjelang pulang itu, ada salah satu peserta Kongres Anak yang membuat video tentang 1 kata untuk Kongres Anak Situbondo tahun 2018. Dengan telaten peserta tersebut mengambil video dari masing-masing peserta dan panitia untuk mengatakan kesan mereka masing-masing.

Itulah keseruan kami pada kegiatan Kongres Anak ke-IV Kabupaten Situbondo tahun 2018. Kami berharap kongres selanjutnya bisa lebih mengesankan dan ditambah lagi durasi pelaksanaannya ^_^

Salam anak Situbondo,
100% cinta Indonesia

SHARE!

Forum Anak Kabupaten Situbondo

"Forum Anak Kabupaten Situbondo didirikan pada tanggal 04 November 2011 sebagai wadah partisipasi anak Situbondo dalam pembangunan. Di usianya yang ke-7 tahun ini, Forum Anak Situbondo terus berupaya menemukan cara terbaik dalam meneruskan aspirasi anak Kota Santri. Kami menyadari bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang belum terselesaikan. Masih banyak teman-teman sebaya kami yang belum mendapatkan hak-hak mereka. Maka, kami akan selalu berikhtiar seraya mengadahkan tangan memohon pada hadirat Tuhan, agar senantiasa membimbing dan memberikan keteguhan hati ini. Aamiin..."

Follow


59 Mading


Suara Anak Situbondo Tahun 2018

Kategori : Forum Anak