KOMITMEN BERSAMA SUKABUMI STOP ROKOK - FORUM ANAK DAERAH KOTA SUKABUMI (FAKSI)

  • AWESOME!13
    • 7
    • 5
    • 4
    • 1
    • 0
sumber gambar : Dokumentasi Forum

Teman-teman pasti sudah tahu apa itu rokok. Ya, rokok merupakan suatu benda konsumsi yang terbuat dari tembakau. Rokok digunakan dengan cara dibakar ujungnya lalu dihisap di bagian ujung yang tak terbakar. Setelah itu, hisapan rokok akan menghasilkan uap-uap/asap dengan jumlah yang cukup banyak. Namun, jika kita lihat sikap orang yang sedang merokok, mereka seakan-akan tidak mendapatkan apa-apa dari rokok tersebut. Bagaimana tidak? Kalau kita membeli semangkuk baso, kita dapat merasakan nikmatnya daging baso dengan kuah rempah yang akan membuat perut kita kenyang. Sedangkan rokok? Kita hanya menyedot asap, lalu dikeluarkan lagi. Bagaikan membakar uang, rokok pun tidak membuat kita kenyang, yang ada ia hanya membawa penyakit pada tubuh kita.
 
Di Indonesia, rokok masih legal diperdagangkan di masyarakat. Bahkan, iklan-iklan rokok masih banyak memenuhi jalan-jalan protokol perkotaan yang ada di Indonesia. Akan tetapi, hal itu seakan-akan membuat simpang-siur masyarakat karena berlawanan dengan tujuan pemerintah dalam mewujudkan Indonesia sehat. Yang lebih mengejutkan lagi, rupanya ada satu kota di Indonesia yang menobatkan dirinya dengan julukan 'kota kretek'. Teman-teman pasti tahu, apa itu kretek? Ya, bagi masyarakat Indonesia kretek adalah nama lain dari rokok. Begitulah singkatnya rokok yang seakan-akan telah 'bersatu' dan menjadi 'kesatuan' yang tak dapat dipisahkan dengan masyarakat Indonesia. Karena memang, secara eksternal, rokok tidak membuat sikap penggunanya berubah secara signifikan. Akan tetapi, secara internal rokok beresiko tinggi dan berpengaruh terhadap kesehatan sang perokok. Tidak hanya bagi tubuhnya, akan tetapi bagi orang-orang di sekitarnya yang menghirup asap rokok, mereka akan berpengaruh kesehatannya, bahkan memiliki resiko yang lebih tinggi.
 
Kota kami, Sukabumi merupakan kota kecil dengan letak strategis karena dikelilingi oleh daerah-daerah penyokong ibukota negara dan ibukota provinsi, cukup konsisten dalam permasalahan kesehatan, juga yang berhubungan dengan kenyamanan kota. Bahkan, Kota Sukabumi sendiri mencantumkan cita-citanya dalam visi yang berbunyi "Mewujudkan Kota Sukabumi sebagai pusat pelayanan jasa terpadu dibidang pendidikan, perdagangan, dan kesehatan, terunggul di Jawa Barat dengan berlandaskan iman dan taqwa". Dari visi tersebut, dapat kita ketahui bahwa Sukabumi memiliki tujuan untuk menjadi kota yang unggul di Jawa Barat dalam pelayanan jasa, khususnya kesehatan. Selain itu, Sukabumi sendiri merupakan salah satu daerah diantara daerah lainnya di Indonesia yang konsisten pada permasalahan rokok. Hal itu dapat terlihat dari banyaknya baligho yang menjelaskan tentang 7 Kawasan Tanpa Rokok di Kota Sukabumi, juga iklan layanan masyarakat yang menjelaskan dampak rokok bagi kesehatan. Gerakan "Sukabumi Stop Rokok" pun sudah tak asing lagi terdengar di telinga masyarakat Sukabumi, terlebih lagi mereka yang tergabung dalam detektif rokok. Sekolah-sekolah pun turut serta mensosialisasikannya. Dengan cara, menetapkan keputusan bahwa "Sekolah di Kota Sukabumi bebas dari Rokok dan Narkoba".
 
Forum Anak Daerah Kota Sukabumi atau yang lebih dikenal dengan nama FAKSI merupakan satu-satunya forum anak yang ada di Kota Sukabumi.  Forum ini berdiri dibawah asuhan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPKBP3APM). Dalam hal ini, Forum anak bergerak dalam rangka pemenuhan hak-hak anak, dan pembelaan anak di lingungan keluarga ataupun lingkungan masyarakat. Tentu, kalau sudah membahas lingkungan masyarakat, hal ini tidak terlepas dari peranan orang dewasa, baik itu perokok aktif maupun perokok pasif.

Sesuai dengan peranan Forum Anak Daerah, yakni menjadi pelopor dan pelapor (2P), FAKSI turut serta dalam rangka membantu pemerintah guna mewujudkan Sukabumi Stop Rokok. Beberapa kegiatan yang telah dilakukan oleh FAKSI diantaranya, Sosialisasi FCTC ke beberapa sekolah, yang lebih dikenal dengan program “FAKSI Goes To School”. Dalam hal ini, Forum Anak Daerah Kota Sukabumi menyampaikan orasi dan bentuk kampanye yang berisi tentang bahaya rokok, gerakan Sukabumi Stop Rokok, dan beberapa peraturan daerah terkait rokok. Seperti halnya peraturan daerah No.3 tahun 2014 tentang 7 kawasan tanpa rokok di Kota Sukabumi.
 
Tidak hanya sampai disitu, kegiatan FAKSI Goes To School dilanjutkan dengan longmarch ‘Sukabumi Stop Rokok’ dari Sekretariat Forum Anak Daerah (Jl.Kenari) sampai finish di Balaikota Sukabumi, tepatnya Jl.R.Syamsudin. SH. Kebetulan, saat itu sedang dilaksanakan Car Free Day atau Hari Bebas Kendaraan. Dan kebetulan juga, saat itu sedang hadir Bapak Wakil Walikota Sukabumi H. Achmad Fahmi, S.Ag., MM.Pd. Kami menyampaikan Aspirasi anak-anak Sukabumi yang mengeluh dan merasa kurangnya penegakan Kawasan Tanpa Rokok. Bahkan, beberapa taman bermain yang seharusnya diperuntukkan untuk anak-anak, malah diisi oleh orang-orang dewasa yang asyik merokok. Seperti halnya di Taman Urang Kota Sukabumi.
 
            Syukurlah, Aspirasi kami pun disambut baik oleh Pemerintah Kota Sukabumi. Bahkan, tak segan-segan, Pemerintah yang berada di bawah naungan Dinas Kesehatan pun membentuk Detektif Rokok, yang bertugas mensosialisasikan, mengawasi, dan juga menegakkan gerakan Sukabumi Stop Rokok. Bekerjasama dengan Forum Anak Dearah Kota Sukabumi.
            Tidak hanya kala itu saja, kegiatan kami menjadi pelopor dan pelapor Framework Convention on Tobacco Control dilanjutkan dengan diputuskannya peraturan daerah terkait pelarangan iklan-iklan rokok di Kota Sukabumi, minimal radius 100 meter dari sarana Pendidikan dan Kesehatan. Kegiatan ini pun disambut baik oleh seluruh anak-anak Kota Sukabumi, khususnya Forum Anak Daerah dengan melaksanakan tanda tangan mendukung presiden untuk meratifikasi FCTC. Dalam kesempatan ini, beberapa pejabat daerah turut serta membubuhkan tanda-tangannya, juga menyampaikan aspirasinya terkait gerakan Sukabumi Stop Rokok.
 
            Sebagai Forum Anak yang berada di kota sehat, kota yang berhasil meraih piala Adipura untuk kesekian kalinya, dan kota yang dikenal sebagai kota tersejuk, ternyaman, dengan udara terbersih di Indonesia, Kami semua sama-sama berperan dalam pembangunan daerah. Bahkan, tak segan-segan kami pun selalu mengajukan gagasan, aspirasi, dan suara anak-anak Sukabumi, guna membenahi daerah. Juga, Kami senantiasa menjadi pelopor gerakan “Sukabumi Stop Rokok” dengan kampanye, sosialisasi, dan juga pendekatan pada masyarakat. Tak lupa, FAKSI turut serta menjadi pelapor dalam gerakan ini. Meskipun laporan dari hal terkecil, misalnya orang yang merokok di angkutan umum. 2P ini bukanlah untuk mencari perhatian semata. Akan tetapi, 2P ini telah menjadi kewajiban bagi Kami, guna mewujudkan Sukabumi yang indah, bersih, dan sehat. Juga, guna mewujudkan Pemerintahan yang Rahmatan Lil’Alamin, bebas dari rokok dan narkoba.
 
Source : Dokumentasi Forum
Kiriman Lainnya