Kisah Kami di Festival FASS : Mulai dari Keseruan Deville hingga 3 Penghargaan untuk Anak Bantaeng

  • AWESOME!13
    • 7
    • 5
    • 4
    • 1
    • 0
sumber gambar : dokumen pribadi

Halo anak – anak Indonesia.  Kembali lagi kami dari Forum Anak Butta Toa akan membagi cerita kami selama kami mengukuti Festival Forum Anak Sulawesi Selatan. Nah, Festival kali ini diadakan di Masamba, Kabupaten Luwu Utara pada tanggal 29-31 Maret 2018 dengan tema Anak Unggul, Saling Merangkul,  Wujud Aksi Rupa Kreasi.

Kami dari FABT membawa 16 personil yang siap mengguncang Festival FASS ini di antaranya Miftah, Fatanah, Ila, dan Huzain yang merupakan duta anak Bantaeng 2018. Mereka ini juga bertemu dengan ratusan anak SulSel lainnya, di mana mereka bukanlah anak biasa melainkan anak yang siap berpartisipasi dalam menyuarakan hak anak-anak Indonesia.

Di sana juga kami menampilkan sebuah nyanyian dan monolog di depan para pejabat Luwu Utara dan Sulawesi Selatan, Bunda- bunda yang cantik, ayah yang genteng dan masyarakat Luwu Utara dalam sebuah devile di acara pembukaan.

Kami sangat bangga karena kami bisa menampilkan penampilan yang terbaik dan memukau penonton dengan latihan yang bisa dikata sangat singkat yaitu dua hari.

Dalam kegiatan ini juga diadakan pemilihan presiden Anak Sulawesi Selatan a.k.a pemilihan ketua Forum anak Sulawesi Selatan. Yang di mana calon-calonnya merupakan para srikandi heheh.

Dan pastinya ada juga srikandi asal Bantaeng yaitu Andien yang berhasil menjabat sebagai sekretaris FASS. Dan yang menjadi ketua FASS adlahh Diva asal Makassar dan, wakil ketua DJ dari Pare – Pare.

Tidak hanya itu dalam Festival FASS juga tidak ketinggalan acara yang ditunggu-tunggu oleh seluruh FAD di Sulawesi Selatan, yaitu FASS Award, yang diadakan di aula Hotel Remaja pada tanggal 30 Maret 2018.

Dalam kegiatan ini juga diadakan pembacaan Suara Anak Sulawesi Selatan yang dibacakan oleh duta kita yang gagah Ahmad Fatanah dari Bantaeng dan seorang duta anak yang cantik dari Pare-Pare.

Kami sangat bangga karena di malam FASS Award tersebut kami dari Forum Anak Butta Toa meraih 3 penghargaan yaitu, FAD dengan pelaporan terbaik, program kerja terbaik kluster hak sipil dan kebebasan, dan publikasi terbaik.

Ini semua tidak lepas dari semangat anak-anak Bantaeng dan masyarakat Bantaeng sendiri yang dapat menerima kami untuk bersama-sama menyuarakan hak anak di Bantaeng. Dan pastinya penghargaan ini kami persembahkan untuk anak – anak Bantaeng.

Di akhir acara diumukanlah perwakilan tiap Kabupaten/Kota yang akan berangkat menuju Forum Anak Nasional. Dan dari Bantaeng sendiri terpilih Ahmad Fatanah As’ad. Selamat ya fatanah hihih.

Keesokan harinya kami pun berangkat menuju ke rumah pohon masamba. Di sana suasananya sangat asri. Dan pastinya rumah pohonnya sangat memanjakan mata dengan kreasi hiasan menarik dari barang bekas.

Apalagi yang paling banyak menjadi incaran para wisatawan yaitu spot foto yang keren. Makanya, kami pun tidak mau ketinggalan untuk mengabadikan momen kami di rumah pohon Masamba.

Tak terasa matahari sudah berada di puncaknya saatnya untuk kami meninggalkan Masamba dan kembali ke Bantaeng. Rasanya tidak tega kami meninggalkan kenangan kami di Masamba, namun pada dasarnya kami harus kembali ke Bantaeng.

Dan itulah cerita kami selama di Masamba. Kami berharap dengan pencapaian yang telah di raih ini kami dapat terus memperbaiki diri dan selalu memberikan yang terbaik buat anak – anak Bantaeng.
                                                                                                                     
 
Source : dokumen pribadi
Kiriman Lainnya