• 13
    • 7
    • 5
    • 4
    • 1
    • 0
oleh Nur Akhidahtul Jannah

Pada tanggal 1 Juni 2018, DPC Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) mengundang perwakilan forum anak untuk ikut dalam kegiatan buka bersama. Kami datang menghadadiri undangannya, suasana hangat menyambut kedatangan kami.

Disana kami bertemu persatuan umat Katolik Situbondo, mereka juga turut berpartisipasi dalam acara ini.
Senang rasanya kabupatenku rukun dalam beragama, serasa dunia menjadi lebih indah.

Disana temen temen tuli terlihat sangat ceria dan bersemangat, kondisi berpuasa ternyata tidak mempengaruhi kekocakan mereka.

Acara dimulai dengan tausyiah dari ketua Dewan Masjid Situbondo. Bu Luluk selaku ketua PPDI membantu menerjemahkan apapun yang disampaikan di depan kepada temen-temen tuli. Kami membahas tentang Situbondo inklusif, temen temen difabel menyampaikan pandangan/uneg-uneg mereka mengenai fasilitas ibadah di Situbondo.

Uneg-uneg tersebut beragam, mulai dari kesulitan saat masuk masjid bagi pengguna kursi roda dan tongkat, kesulitan mengikuti panduan imam karena tidak bisa mendengar, kekhawatiran mereka karena waktu Sholat Jumat tidak bisa mendengar khotbah, sedangkan hukum dari mendengarkan khotbah itu wajib.

Semua pertanyaan dan pernyataan kami didengar oleh dewan masjid, mereka menjawab pertanyaan kami dengan senang hati. Setelah usai membahas kekurangan masjid di Situbondo dalam rangka menuju kabupaten inklusif, kami bercerita tentang banyak hal.

Dewan masjid banyak bercerita tentang pesan pesan kehidupan dalam ajaran agama Islam, Bu Luluk juga ikut andil dalam bercerita. Saat Bu Luluk mulai bercerita, tidak ada orang yang menyanggupi menjadi penerjemah, dengan sigap salah satu anggota forum anak maju kedepan untuk menjadi penerjemah. Senang sekali rasanya bisa jadi pelopor membantu teman-teman tuli dalam kegiatan ini.

Setelah usai sesi bercerita, kami bersiap untuk menunggu buka puasa. Canda tawa terus terlontar dari temen temen difabel, serasa mereka orang paling bahagia di dunia ini dan tidak memiliki masalah.

Saat adzan berkumandang, kamipun berbuka puasa dengan hidangan yang telah disediakan. Kemudian kami berpamitan pulang untuk menjalankan ibadah solat maghrib

Begitulah keseruan berbuka bersama temen temen difabel. Terima kasih telah membaca cerita kami teman-teman!
Sumber Gambar : Dokumentasi pribadi.
Kiriman lainnya
Kiriman Forum Anak Kabupaten Situbondo