GERAKAN MENCEGAH PERNIKAHAN DI BAWAH UMUR - FORUM ANAK KABUPATEN BONE

  • AWESOME!13
    • 7
    • 5
    • 4
    • 1
    • 0
sumber gambar : Forum Anak Kabupaten Bone

Pernikahan di bawah umur, atau yang biasa dikenal sebagai pernikahan dini, merupakan suatu kondisi dimana pelaku yang belum berusia 18 tahun telah melakukan pernikahan, baik yang masih di bawah umur itu adalah salah satu mempelai maupun keduanya. Hal ini dilakukan karena faktor adat, perintah (secara paksa), kondisi perekonomian yang minim, dll. Merupakan suatu masalah yang besar jika anak telah terlibat dalam kasus ini, baik anak tersebut siap ataupun tidak siap untuk menikah. Karena, jika dilihat dari perspektif lain, anak sebagai orang di bawah umur 18 tahun belum siap dalam segi fisik, mental, maupun tanggung jawab. Anak masih butuh proses pengembangan diri.

Telah ditegaskan di dalam Undang-Undang No. 23 Tahun 2002 Perlindungan Anak tentang batas umur pernikahan anak. Akan tetapi, eksistensi dari peraturan perundang-undangan ini tidaklah efektif, karena pernikahan dini masih saja sering terjadi di beberapa wilayah di Indonesia, terkhususnya di Provinsi Sulawesi Selatan.
Berdasarkan data, jumlah pernikahan dini di Sulawesi Selatan mengalami peningkatan. Di Makassar misalnya, Pengadilan Agama Kota mengatakan bahwa sejak Januari hingga Desember 2015 telah terjadi pernikahan di bawah umur sebanyak 31 kasus.

Dalam rangka mendukung pengurangan kasus pernikahan di bawah umur, pada hari Minggu, 8 Januari 2017, kami Forum Anak Kabupaten Bone (FAKB) melaksanakan salah satu program kerja dari Kluster Lingkungan Keluarga & Pengasuhan Alternatif.

Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini ini kami lakukan dengan cara melakukan pembagian stiker & pamflet kepada masyarakat serta para orang tua sebagai sasaran utama di sekitaran Alun-Alun Kota.
Aksi kami terealisasikan dengan sukses. Bukan hanya karena keterlibatan para anggota forum, tetapi juga para pembina kami serta kerjasama dengan pihak kepolisian setempat.

Anak merupakan sosok emas dalam memajukan bangsa, yang butuh kepedulian dan pengawasan melalui pemenuhan hak & kewajibannya.  Dengan aksi Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini melalui pembagian stiker & pamflet ini, kami sebagai Pelopor dan Pelapor (2P) berharap mampu menyadarkan para anggota masyarakat terkhususnya kepada para orang tua bahwa betapa pentingnya untuk menolak terjadinya pernikahan di bawah umur.
Source : Forum Anak Kabupaten Bone
Kiriman Lainnya