Oleh : Sahabat
Kategori : Forum Anak

Berikan kami ijazah, bukan buku nikah”
Wajo (kla. id)

Perkawinan anak merupakan pelanggaran atas pemenuhan hak dan perlindungan anak sebagaimana amanah dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Hal tersebut berdampak negatif karena anak rentan kehilangan hak pendidikan, kesehatan, eksploitasi, beresiko mengalami kekerasan dan perlakuan salah, serta kehilangan kasih sayang sebagai anak sehingga mengakibatkan anak terenggut kebahagiaan masa anak-anak dan masa depan.

Karena problem saat ini masih banyaknya terjadi pernikahan dibawah umur khususnya di Kabupaten Wajo, maka salah satu cara dalam mencegah melalui kampanye dan konselor sebaya.

Pada tanggal 16 Agustus 2018, Forum Anak Tomaradeka Wajo melaksanakan Kampanye Stop Perkawinan Anak di Lapangan Merdeka Sengkang dengan mengajak anak-anak dan masyarakat yang ada disekitar Lapangan Merdeka untuk bertanda tangan di spanduk yang telah disediakan dan membagi-bagikan selebaran yang berisi informasi tentang forum anak, hak dan kewajiban anak serta informasi tentang dampak negatif perkawinan anak.
Turut mendukung kegiatan kampanye anak ini adalah Ketua DPRD Kabupaten Wajo H.M.Yunus Panaungi …”berikan kesempatan kepada anak-anak untuk melanjutkan pendidikan meraih sukses”… tulisnya pada spanduk.

Selain itu, FATWA juga berpartisipasi pada Malam Taptu bersama bunda-bunda dari DPPPA Wajo. Berjalan dengan rute yang telah ditentukan sambil membawa spanduk Stop Perkawinan Anak dan kertas yang bertuliskan informasi tentang anak. Untuk menarik perhatian, sepanjang jalan kami bernyanyi dan ber yel-yel.

SHARE!

Sahabat

""

Follow


57 Mading