Forum Anak Situbondo Siap Mendukung Implementasi e-desanow

  • AWESOME!13
    • 7
    • 5
    • 4
    • 1
    • 0
sumber gambar : Dokumentasi FA Situbondo

Oleh : Nur Akhidatul Jannah

Hai-hai teman-teman Forum Anak se-Indonesia!
Kali ini aku akan berbagi berita tentang kegiatan yang kami ikuti.
Pada tanggal 28 Desember 2017 yang lalu, Forum Anak Situbondo bersama Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Cabang Situbondo diundang sebagai perwakilan anak dan disabilitas dalam Launching e-desanow yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Situbondo. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Olah Raga (GOR) Baluran Situbondo.

Teman-teman pasti belum tahu apa itu e-desanow, ya?? e-desanow adalah Sistem Informasi Terpadu Perencanaan Partisipatif Supra Desa. Selama ini kita ketahui banyak program pemerintah yang dilakukan berdasar pada basis data yang beragam. Program A, punya data sendiri. Program B, punya data sendiri, begitu seterusnya. Alhasil, program pemerintah yang harusnya bermanfaat menjadi salah sasaran. Orang yang tidak berhak mendapat bantuan malah dapat bantuan. Orang yang sudah meninggal juga mendapat bantuan. Sedangkan orang yang benar-benar membutuhkan malah luput dari pendataan. Selain itu, bila tidak menggunakan data tunggal, maka pemerintah seolah-olah bekerja tanpa target yang jelas. Hadirnya e-desanow dengan menggunakan data tunggal diharapkan mampu meningkatkan akurasi program pemerintah demi terwujudnya masyarakat Situbondo yang sejahtera.

e-desanow mampu mendata seluruh lapisan masyarakat dengan menggunakan pendataan partisipatif, yang bernama Analisa Kemiskinan Partisipatif (AKP). Terdapat 61 indikator dalam blangko pendataan AKP yang harus diisi dan diolah menggunakan aplikasi. Hal ini menjamin akurasi hasil pendataan AKP sehingga tidak ada lagi celah untuk memanipulasi data. Ada lima klaster masyarakat dalam AKP ini, mulai dari sangat miskin, miskin, hampir miskin, rentan miskin, dam tidak miskin. Dua lapisan masyarakat terbawah, sangat miskin dan miskin inilah yang menjadi fokus sasaran program-program pemerintah, terutama terkait dengan penanggulangan kemiskinan.

Forum Anak mendukung penuh implementasi e-desanow ini. Pasalnya, anak-anak Situbondo akan lebih mendapat manfaat dari program-program pemerintah. Ibu mengandung dan melahirkan dari keluarga tidak mampu dapat dibantu Jaminan Persalinan (Jampersal). Bila sakit, anak dari keluarga yang masuk kategori sangat miskin dan miskin dapat dibantu biaya pengobatannya melalui Surat Pernyataan Miskin. Anak yang rumah keluarganya rusak dapat diperbaiki melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Anak-anak usia sekolah didorong untuk terus belajar, bahkan hingga ke perguruan tinggi melalui program Situbondo Unggul. Anak disabilitas juga dapat terdata sehingga kebijakan pemerintah semakin inklusif.

Selain manfaat yang telah disebutkan di atas, e-desanow mendorong percepatan kepemilikan akta kelahiran anak di Situbondo. Masyarakat akan 'dituntut' untuk melengkapi dokumen administrasi kependudukan anak dan keluarganya, karena hal tersebut merupakan syarat mutlak bagi warga yang akan mendapat bantuan pemerintah. Pada akhirnya implementasi e-desanow akan mendukung kebijakan Kabupaten Layak Anak (KLA) di Situbondo. Itulah mengapa Forum Anak Situbondo siap mengawal e-desanow. Terkait dengan prinsip partisipasi anak dalam proses pembangunan, mungkin kedepannya para fungsionaris Forum Anak dapat diterjunkan ke sejumlah desa/kelurahan guna membantu proses verifikasi data melalui metode partisipatif.

Yaaa itulah cerita dari Forum Anak Situbondo, Jawa Timur. Ikuti akun resmi Facebook kami di Forum Anak Kabupaten Situbondo. Terima kasih telah membaca teman-teman, dan sampai jumpa!!!!
Source : Dokumentasi FA Situbondo
Kiriman Lainnya