Forum Anak kota Pontianak membacakan 10 Suara Anak didepan Walikota

  • AWESOME!13
    • 7
    • 5
    • 4
    • 1
    • 0
sumber gambar :

Statusfan.com, dilansir dari www.pontianakpost.com(8/9) Dalam puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2016 se Kota Pontianak yang digelar di Auditorium Unta hari Selasa 6 September 2016, Forum Anak Kota Pontianak menyampaikan 10 Suara Anak.

Pertama meminta fasilitas pendidikan yang merata serta akses yang aman dan nyaman menuju sekolah di seluruh Kota Pontianak. Kedua menginginkan setiap anak Kota Pontianak memperoleh haknya untuk mendapat dan melanjutkan pendidikan, ketiga meminta pemerintah memerangi rokok, penyalahgunaan narkoba, psikotropika dan zat adiktif dan menuntut untuk dibebaskan dari bahaya asap dan iklan rokok. 

Keempat  meminta diterapkannya standar kesehatan yang paling tinggi dan ramah anak yang merata untuk setiap anak Kota Pontianak tanpa terkecuali. Kelima meminta agar seluruh lapisan mulai dari keluarga, sekolah, masyarakat mengakui hak-hak partisipasi, mendengar aspirasi dan memberikan perlakuan yang ramah pada anak dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat demi terwujudnya Kota Pontianak ramah anak.

Kemudian yang keenam menginginkan peningkatan partisipasi anak dalam Musyawarah Pembangunan Daerah yang berkaitan dan berdampak pada anak. Ketujuh menolak tegas segala bentuk kekerasan, prostitusi dan pelecehan  yang dapat merusak masa depan anak. Kedelapan bersatu untuk tidak melakukan penganiayaan, pembulian dan mengecam pelaku eksploitasi, penganiayaan dan pembulian terhadap anak untuk masa depan Kota Pontianak lebih baik.

Lalu kesembilan, mendukung ditambah dan dipugarnya ruang terbuka hijau dan membutuhkan tempat bermain dan belajar yang aman dan nyaman di ruang terbuka hijau yang ada di Kota Pontianak. Kesepuluh membutuhkan sekretariat tetap yang aman dan nyaman sebagai tempat perkumpulan yang terbuka dan positif anak se-Kota Pontianak.

Wali Kota Pontianak Sutarmidji menanggapi Suara Anak yang di sampaikan oleh Forum Anak bahwa sebagian besar sudah tuntas dipenuhi pemerintah, hanya Akses Aman dan Nyaman ke sekolah yang masih dalam proses. saat ini pemkot tengah menyiapkan tujuh halte untuk 11 unit Rapid Bus Transport (RBT), bantuan dari Pemerintah Pusat. Tidak hanya untuk masyarakat umum, bus tersebut nantinya bisa dimanfaatkan para pelajar untuk berangkat ke sekolah. 

“Hampir semua sudah, kecuali akses aman dan nyaman ke sekolah. Padahal dulu pernah ada bus sekolah, tapi tidak ada yang mau menggunakan, sekarang sudah dilarang dan ditertibkan anak bawah umur yang menggunakan motor ke sekolah, barulah ribut,” katanya.
Source :
Kiriman Lainnya