FABT Mengajar

  • AWESOME!13
    • 7
    • 5
    • 4
    • 1
    • 0
sumber gambar : dokumen pribadi

Program kerja yang sangat kami senangi yaitu (APA BAGUS KAK ?).  Walaupun ilmu pengetahuan yang kami punya belum seberapa, tetapi kami memanfaatkan ilmu tersebut untuk hal-hal positif yang bermanfaat, bukan hanya bermanfaat untuk diri sendiri tetapi juga bermanfaat untuk orang lain. Kami sangat senang dengan program kerja tersebut karena disanalah kami bisa saling berbagi bersama anak-anak lain yang tidak seberuntung anak-anak yang bisa bersekolah tanpa mengkhawatirkan apapun.

Program kerja Mengajar Anak Kurang Beruntung adalah program kerja yang satu minggu sekali dilaksanakan yaitu tepatnya pada hari minggu. Program kerja ini rutin dilaksanakan oleh kami  Forum Anak Butta Toa. Sasaran kami pada program kerja ini yaitu anak-anak yang tidak sekolah, anak-anak putus sekolah, dan anak-anak yang bekerja di bawah umur. Kami bertemu dengan mereka ketika melaksanakan program kerja FABT HUNTING. Orang tua anak-anak terebutpun sangat mendukung program kerja kami, karena kami memberitahu orang tua mereka secara langsung dengan mendatangi rumah anak-anak tersebut. “Alhamdulillah, Nak. Itu adalah program kerja yang sangat mulia, inisiatif kalian untuk mengadakan program kerja ini sangat baik, Nak.” Ujar satu diantara orang tua dari anak-anak tersebut. Anak-anak yang kami ajarpun tampak nyaman dengan kegiatan ini, terlebih lagi mereka sangat bersemangat untuk mengikuti kegiatan ini di setiap minggunya. Dapat dilihat ketika kami sudah sepakat dengan anak-anak tersebut untuk kumpul pada pukul 15.00, maka anak-anak tersebut tidak ada yang terlambat, mereka datang raut wajah yang penuh kegembiaraan.

Biasanya kami memulai mengajar mereka mulai pukul 15.00 di taman depan rumah jabatan Bupati Bantaeng atau di Tribun Pantai Seruni. Metode pembelajaran yang kami  terapkan berbeda-beda setiap pekannya, seperti pada pekan pertama kami memberikan pembelajaran mengenai menggambar, di pekan berikutnya kami menggunakan konsep pembelajaran melalui bernyanyi, dan lain-lain sebagainya. Kami biasanya memberikan pilihan anak-anak tersebut untuk memilih metode dan jenis pembelajaran untuk minggu selanjutnya. Kami lebih mengutamakan metode pengembangan bakat mereka daripada metode pembelajaran yang bersifat formal layaknya di sekolah-sekolah untuk menghindari rasa bosan anak-anak tersebut. Alhamdulillah ada 15 anak yang berpartisipasi dalam kegiatan kami. Hingga saat ini kami masih rutin melaksanakan kegiatan ini dan tetap mencari inovasi baru dalam hal metode pembelajaran.

Pukul 16.50 kegiatan kamipun telah berakhir karena anak-anak tersebut juga harus pulang ke rumah mereka masing-masing sebelum malam hari, jadi hanya sekira satu jam lebih program kerja ini terlaksana. Meskipun dengan waktu yang tidak terlalu lama, kami memanfaatkannya dengan maksimal.
Hal ini sangat bermanfaat untuk anak-anak tersebut agar meraka juga merasakan bagaimana rasanya belajar dan bermain dengan teman sebaya mereka. Semoga ini bisa menjadi langkah awal kerja sama kami dengan pemerintah secara tidak langsung, membantu anak-anak yang kurang beruntung agar mereka bisa merasakan nikmatnya belajar dan indahnya bermain.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Source : dokumen pribadi
Kiriman Lainnya