• 13
    • 7
    • 5
    • 4
    • 1
    • 0

Masing-masing orang tua pasti mempunyai cara mendidik anak yang berbeda. Dengan menggunakan cara didikan sendiri-sendiri inilah yang membuat anak tumbuh menjadi pribadi yang berbeda-beda pula. Itulah mengapa setiap anak memiliki perbedaan sifat dan karakter. Namun pada dasarnya bagi setiap orang tua mendidik anak agar tumbuh cerdas dan mandiri tentu menjadi tujuan utama.

Cara Mendidik yang Mencerdaskan Anak Sejak Kecil

Tidak perlu diragukan lagi jika kebanyakan orang tua ingin memiliki anak dengan otak cerdas. Karena selain membanggakan, anak cerdas juga dianggap lebih mudah meraih impiannya. Apakah Ibu juga berpikiran seperti itu? Jika iya, Ibu bisa menerapkan cara mendidik yang dapat mencerdaskan anak berikut ini:

Tentukan Waktu Belajar

Belajar adalah salah satu cara mencerdaskan anak yang paling umum diketahui. Selain kegiatan belajar yang dilakukan di sekolah, rumah juga bisa dijadikan tempat belajar anak yang nyaman. Ibu bisa membantu mengulangi pelajaran anak di sekolah atau bahkan mengajarkan hal baru. Dengan menentukan waktu khusus ini maka anak akan lebih disiplin dalam belajar.

Mengenalkan Anak dengan Banyak Hal

Tidak semua hal yang mencerdaskan anak harus bernilai akademis. Ibu juga perlu mengenalkan anak pada hal baru yang menarik sekaligus mencerdaskan. Seperti mengenalkannya dengan alam, kesenian, bahasa asing atau agama. Cara mendidik anak ini akan mendorong kecerdasannya pada bidang baru dan juga menunjukkan minatnya pada sesuatu.

Biasakan Membaca

Kegiatan membaca sangat bermanfaat untuk perkembangan kecerdasan otak anak. Tidak hanya bisa menambah pengetahuan dan wawasan anak tapi juga mengasah keterampilan bahasa dan imajinasinya. Memperkenalkan kegiatan membaca sejak usia dini akan membuat anak lebih terbiasa sehingga manfaatnya akan sangat terlihat saat anak mulai bersekolah.

Jalin Komunikasi yang Cerdas

Menjalin komunikasi dengan anak memang sangat baik namun pastikan juga untuk menggunakan kalimat yang jelas ketika berbicara dengannya. Karena apa yang didengar akan dia ikuti sehingga secara tidak langsung jika Ibu berbicara dengannya berarti Ibu sedang mengajarinya sesuatu. Begitu juga ketika anak mengajukan pertanyaan, usahakan untuk memberikan jawaban yang semestinya dan jangan asal-asalan agar ia tidak salah menerima informasi.

Berikan Anak Waktu Bermain

Memaksa anak untuk belajar terus menerus tidak akan membuahkan hasil yang baik. Karena itu berikan anak waktu untuk bermain agar ia dapat lebih rileks dan tidak tertekan dengan kegiatan belajarnya. Aturlah waktu bermain anak agar kegiatan tersebut tidak menganggu waktu belajarnya. Atau Ibu juga bisa mengajaknya bermain sekaligus belajar dengan cara yang kreatif.

Atur Jam Tidur Anak

Mengatur jam tidur anak juga termasuk upaya mencerdaskan anak secara alami. Hal ini karena waktu tidur yang cukup akan memulihkan kinerja otak sehingga anak menjadi lebih siap menerima hal baru. Karena itu kualitas tidur juga berperan penting agar anak cerdas, memiliki memori yang kuat, berpikir lebih kritis serta mempu memecahkan sebuah masalah.

Dampingi Saat Menonton TV

Ibu tentu tahu seperti apa acara TV, Ibu pastinya juga tidak bisa mengendalikan acara yang ditayangkan. Karena itu Ibu harus mendampingi anak agar apa yang ia tonton terarah dengan baik. Namun tidak hanya TV yang perlu Ibu kendalikan, gadget yang digunakan juga harus dalam pengawasan. Dan yang terpenting adalah batasi waktu pemakaian anak terhadap kedua benda ini.

Cara Melatih Anak Agar Mandiri Sejak Usia Dini

Anak cerdas memang cenderung lebih mandiri tapi juga tidak menutup kemungkinan sebaliknya. Karena itu selain mendidik anak agar memiliki kecerdasan maksimal, Ibu juga bisa melatih kemandiriannya saat beranjak besar dengan cara berikut ini:

Mengajari Anak Mengurus Diri Sendiri

Anak yang dilatih mandiri biasanya berusia 2-6 tahun, jadi mereka sudah bisa melakukan banyak hal dasar. Untuk itu, Ibu bisa mengajarinya mandiri mulai dari mengurus dirinya sendiri seperti keperluan saat di toilet, mandi, memilih dan memakai pakaian sendiri serta menggunakan sepatu. Namun Ibu juga tetap perlu membantunya menyelesaikan semua hal tersebut.

Memberikan Tugas Ringan

Meminta anak untuk melakukan tugas ringan akan mengajarinya melakukan banyak kegiatan. Selain menjadikan anak mandiri, secara tidak langsung hal ini juga merupakan upaya agar anak cerdas karena memberikan pengalaman baru. Tugaskan anak melakukan hal ringan seperti merapikan kamar dan menyimpan barang-barang miliknya atau membantu pekerjaan rumah.

Melatih Anak Untuk Menabung

Menabung juga bentuk kemandirian anak dimana ia bisa menghargai pentingnya uang. Melatih anak untuk menabung akan membuat ia lebih berhemat dan cerdas dalam menjajakan uangnya sendiri. Dengan begitu anak menjadi mandiri dalam perihal pengelolaan keuangannya.

Menerapkan Kedisiplinan

Kedisiplinan adalah hal yang paling penting agar anak bisa mandiri. Disiplin akan membuatnya menghargai waktu, orang lain dan juga diri sendiri sehingga anak akan berusaha menyelesaikan semuanya sendiri jika ia merasa mampu. Dengan menerapkan kedisiplinan pada kegiatan sehari-hari hal ini berarti Ibu sedang membentuk kemandirian pada diri anak.

Mengajarkan Anak Cara Bersosialisasi

Mengajari anak bersosialisasi akan membuat ia lebih berani untuk berinteraksi dengan orang lain sehingga tidak bergantung pada orang tua saat berada di lingkungan baru. Hal ini menjadikan anak lebih mandiri sekaligus percaya diri dalam melakukan sesuatu. Ibu bisa mengajarinya mulai dari cara mengenalkan diri, berterima kasih dan meminta maaf atau bahkan jual beli.

Itulah cara mendidik anak agar cerdas dan mandiri sejak kecil yang bisa Ibu ikuti. Yang terpenting dalam mendidik anak adalah kasih sayang dan kesabaran dari orang tua, dengan begitu pribadi anak pasti akan terbentuk dengan baik.

Sumber Gambar : Google.com
Kiriman lainnya
Kiriman senasn