Oleh : syam maulana syahrir
Kategori : Karya Tulis

KARYA TULIS TEMA “THE NEW WORLD”
The new world is a world without hatred
 
Karya : ANNURSYAM MAULANA SYAHRIR
SMAN 1 BAJENG

“Darkness cannot drive out darkness; only light can do that. Hate cannot drive out hate; only love can do that”. Martin Luther King Pastor dan aktivis HAM dari Amerika Serikat 1929-1968
Artinya:
“Kegelapan tidak bisa mengusir kegelapan; hanya cahaya yang bisa melakukannya. Kebencian tidak akan mampu menghapus kebencian; hanya cinta yang mampu melakukannya”.

Dunia dan kebencian.
Kebencian merupakan emosi yang sangat kuat dan melambangkan ketidaksukaan, permusuhan, atau antipati untuk seseorang, sebuah hal, barang, atau fenomena. Hal ini juga merupakan sebuah keinginan untuk, menghindari, menghancurkan atau menghilangkannya.

Ada banyak alasan mengapa seseorang bisa membenci orang lain. Pada dasarnya semua faktor itu tidak berdiri sendiri melainkan saling mendukung satu sama lain sehingga membentuk suatu manifestasi rasa yang disebut dengan kebencian dan siap – matang untuk dimuntahkan. Berikut ini beberapa hal yang kami ketahui tentang situasi ini.

Faktor internal yang berasal dari dalam diri seseorang
Rasa ini tidak akan membawa kehidupan kita pada kedamaian bersama. Sebab kebencian sejalan dengan ego yang dimiliki. Bila anda merasa sendiri, mementingkan diri sendiri, merasa menang sendiri, merasa paling hebat bahkan sudah merasa superior dibandingkan orang lain. Sadarilah bahwa dalam posisi seperti ini anda merasa bahwa dirimulah aturan yang harus dipatuhi oleh semua orang. Mereka yang menganggap bahwa dirinya adalah hukum atau aturan yang berjalan maka cenderung menuntut sikap perfeksionis yang enggan mengerti dan memaafkan kekhilafan kecil sekalipun. Akhirnya, keberatan hati itu dipendam menjadi dendam atau meluap menjadi amarah yang membakar banyak orang bahkan menimbulkan sikap anarkisme juga.

Tidak mampu mengendalikan hawa nafsu yang berlebihan juga sangat beresiko menggiring hati ini untuk membenci dengan mudahnya. Semakin banyak keinginan maka semakin banyak pula harapan yang kita haturkan. Tiba-tiba dalam mimpi anda memeluk semua harapan itu lalu terkejut, bangun dari tidur dan menyadari bahwa semua itu tidak nyata dan belum terjadi sehingga ada rasa kecewa. Kekecewaan inilah yang kerap kali menimbulkan kebencian di dalam hati sehingga mulailah memendam dendam hingga marah-marah bahkan melakukan kekerasan juga.

Faktor eksternal yang mempengaruhi besar kecilnya kebencian di dalam hati

Rasa ini sering juga diidentikkan dengan sikap yang tidak terbiasa. Suatu peristiwa yang berlangsung diluar perkiraan/ diluar penalaran/ diluar dugaan sehingga menimbulkan kejutan yang mengusik ketentraman hati hingga akhirnya timbullah rasa benci. Keadaan ini juga bisa saja dipengaruhi oleh kebiasaan hidup yang lebih suka menyendiri hingga enggan untuk berbaur dengan sesama. Padahal di dalam pergaulan sehari-hari kita bisa belajar untuk memahami/ mengerti ujian kehidupan. Sebab dimana ada kebiasaan bersosial maka disana jugalah ada-ada saja kekhilafan yang terjadi. Secara tidak langsung kesalahan yang tidak disengaja inilah yang melatih mental dan kepribadian kita untuk lebih kuat dan selalu siap menjalani kehidupan yang bergejolak.

Mengapa Ada Kebencian di Dunia Ini?

  1. Mengapa manusia dengan mudahnya mengatakan bahwa orang lain lebih rendah dari dirinya?
Merendahkan orang lain berarti menganggap bahwa orang lain itu buruk, dirinya-lah yang hebat dan itu merupakan suatu kesombongan. Apalagi kalau mereka hanya senang bercerita mengungkapkan kehebatannya pada orang lain. Sombong menceritakan harta2 yang dimilikinya, kepandaian yang dimilikinya kepada orang lain tanpa mau mendengarkan orang lain dan setiap ucapannya cenderung menyakitkan orang lain.
Akar kebencian adalah manusia itu sendiri. Manusia benci perbedaan, namun disaat yang sama mereka benci persamaan. Mereka berbicara keadilan, namun bertindak kejahatan. Mereka ingin disanjung namun selalu menghujat. Mereka ingin uang berkelimpahan, namun tak pernah bergerak. Mereka ingin semua orang patuh padanya, padahal ia seorang pelanggar. Mereka ingin dicintai, tapi tak punya hati untuk mencintai. Mereka ingin semuanya untuk dirinya sendiri, tanpa membagi secuil pun untuk orang lain. Mereka ingin berdiri sebagai raja, tanpa pernah merasakan menjadi hamba.

Manusia adalah akar dari kebencian. Kebencian yang lahir akibat ketamakan, jadi biar saya revisi jawaban saya, akar kebencian adalah ketamakan. Ketamakan yang membuat semua gelap mata.

Perbedaan menjadi alasan timbulnya kebencian
Fenomena keberagamaan kita akhir-akhir ini menunjukkan kurangnya pemahaman kita akan nilai-nilai substansial yang menjadi ruh dari agama itu sendiri: cinta kasih, kesantunan, keadilan, pembelaan terhadap kaum yang tertindas dan terpinggirkan, sehingga menimbulkan kebencian. Kebencian mengakibatkan perang sesama manusia.

PERBEDAAN KEYAKINAN
Inti (ajaran) agama adalah cinta. Beragama berarti merasakan atau bahkan menebarkan cinta dan kasih sayang kepada sesama. Setiap nabi yang diturunkan ke muka bumi membawa kitab cinta. Risalah-risalah yang mereka bawa berkabar tentang cinta. Dari benih-benih cinta yang ditebarkan ke segenap penjuru semesta, tergelarlah kehidupan yang damai dan penuh kesejukan.
Perbedaan dijadikan pintu menebarkan kebencian. Penghormatan berubah menjadi penghakiman. Tuhan yang mereka hadirkan seolah tak mengenal rasa belas kasihan.
Jika demikian yang terjadi, bagaimana mungkin kedamaian bisa ditebarkan? Jika hati penuh kedengkian, bagaimana mungkin kasih sayang bisa diberikan?

The new world is a world without hatred
MEMULAI DUNIA BARU DENGAN KATA “DAMAI”
We will not go down
Kami takkan menyerah
In the night, without a fight
Di malam hari, tanpa perlawanan
You can burn up our mosques and our homes and our schools
Kau bisa hancurkan masjid dan rumah dan sekolah kami
But our spirit will never die
Namun semangat kami takkan pernah mati
We will not go down
Kami takkan menyerah
In Gaza tonight
Di Gaza malam ini
 
Kutipan lirik lagu : We Will Not Go Down (Gaza) | Michael Heart
 
MENJADI MANUSIA YANG MEMAAFKAN KESALAHAN ORANG LAIN
Memaafkan adalah memberi pengampunan atas kesalahan yang dilakukan orang lain. Memaafkan (megampuni) yang bersalah kepada kita, yang telah menyakiti hati dan perasaan kita, adalah bentuk pemahaman yang sangat mendalam akan dirinya sebagai manusia ciptaan Tuhan.

Memaafkan tanpa syarat, hanya bisa datang dari bathin yang bersih, orang yang bathinnya kotor dan terguncang tidak akan dapat memaafkan tanpa syarat. Meminta maaf secara tulus hanya bisa datang dari bathin yang teguh, orang yang bathinnya lemah dan terguncang tidak akan dapat meminta maaf secara tulus.

Memaafkan, tentu membutuh pikiran positif. Sebab akan sulit sekali bagi seseorang untuk memaafkan jika didalam dirinya masih tersimpan dendam, tidak menerima alasan kesalahan orang berbuat salah. Memaafkan adalah titik akhir dari perasaan dendam dan amarah di dalam hati kita.

Memaafkan, bukan berarti mentoleransi hukum yang ada. Memaafkan bukan berarti tidak melaksanakan hukum yang berlaku. Memaafkan bukan berarti kita setuju dan membenarkan tindakan orang yang menyakiti, tidak berarti membenarkan orang berbuat salah baik sengaja , tidak senagaj atau lalai, atau membenarkan kesalahannya.
“Tak perlu bersusah payah untuk membalas dendam, cukup maafkan setiap kesalahan. Karena memaafkan adalah pembalasan yang terbaik”.

Oleh sebab itu, Marilah menjadi manusia yang memaafkan kesalahan oranglain, dengan begitu tidak akan ada lagi kebencian di dunia ini. memaafkan kesalahan orang lain dan menerimanya kembali adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan.  Pengampunan yang sejati mengandung penerimaan yang total. Hidup dalam damai dan memerangi kebencian adalah DUNIA BARU.

The new world is a world without hatredAnnursyam Maulana s

SHARE!

syam maulana syahrir

"Melalui Forum Anak saya bisa Belajar, Bermain Dan Berbagi. "

Follow


11 Mading


Hak Pendidikan bagi Anak

Kategori : Karya Tulis

Diary Oci...

Kategori : Karya Tulis

Asal Usul Doraemon

Kategori : Karya Tulis