Oleh : Forum Anak Butta Toa (FABT)
Kategori : Isue lainnya

Pada tanggal 28 februari 2017 pemerintah kabupaten Bantaeng bekerja sama dengan Dinas PMD & PP-PA Kab. Bantaeng serta Forum Anak Butta Toa (FABT) untuk melaksanakan MUSRENBANG (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) anak tingkat Kabupaten Bantaeng yang dilangsungkan di gedung Balai Kartini Bantaeng. Program ini melibatkan seluruh perwakilan anak  dari setiap kecamatan. Pelaksanaan Musrenbang Anak tahun ini merupakan kali keempatnya yang mana usulan-usulan dari anak setiap tahunnya didengarkan sebagai salah satu inovasi daerah dalam hal perencanaan pembangunan.

Sebelum melaksanakan MUSRENBANG kami pengurus FABT melakukan kegiatan wawancara disetiap kecamatan yang ada di kabupaten Bantaeng mulai dari anak yang putus sekolah, anak berkebutuhan khusus, anak yang dipekerjakan, dan anak yang melakukan pernikahan di usia anak. Faktor penyebab yang dominan adalah faktor ekonomi dan faktor lingkungan sekolah. Maraknya kasus kekerasan oleh siswa yang ada di sekolah membuat banyak anak yang putus sekolah. Bukan hanya kegiatan wawancara tapi sebelum pelaksanaan kegiatan ini juga dilaksanakan Pra-MUSRENBANG yang dilangsungkan di gedung PGRI Bantaeng. Kegiatan Pra MUSRENBANG ini bertujuan untuk menyusun rancangan aspirasi yang akan disampaikan kepada pemerintah Bantaeng mulai dari keinginan melanjutkan pendidikan, fasilitas pembelajaran yang memadai dan lain sebagainya.

Dengan mengangkat tema “Optimalisasi dalam Mewujudkan Harapan dan Impian Anak serta Peningkatan Kesejahteraan Anak”, kami pengurus FABT mempersembahkan beberapa pementasan di antaranya menyanyikan lagu “Three Ends” dan lagu “10 Hak Anak” serta monolog tentang hak-hak anak yang belum terpenuhi. Suasana jadi hening ketika dua pengurus FABT mulai berdialog. Penyampaian monolognya sangat menyentuh hingga meneteskan air mata para pejabat dan peserta Musrenbang. Haru dan bangga menyelimuti kami selaku pengurus FABT.

Dalam kegiatan ini juga dilakukan launching buku yang kami buat dari hasil wawancara di delapan kecamatan sebelum penghelatan Musrenbang Anak 2017, launching buku itu dilakukan oleh ketua FABT, Muhammad Fadli Tamsir dengan memberikan buku tersebut kepada bapak Sekretaris Daerah Abdul Wahab di depan peserta musrenbang anak 2017 sebagai symbol bahwa suara anak Bantaeng telah diterima oleh Pemerintah yang selanjutnya aspirasi terbaik akan dipertimbangkan realisasinya melalui Musrenbang Kabupaten yang akan dilaksanakan di pekan berikutnya.

Setelah pementasan dan launcing, acara selanjutnya adalah pengukuhan pengurus Forum Anak Butta Toa. Kemudian dilanjutkan diskusi pada setiap meja kecamatan. Diskusi ini membahas tentang apa saja hak yang belum didapat oleh setiap anak yang hadir. Lalu dituangkan dalam bentuk tulisan. Hak-hak yang dimaksud antara lain, hak gembira, pendidikan, perlindungan, nama, kebangsaan, makanan, kesehatan, rekreasi, persamaan, serta peran dalam pembangunan. Tidak mudah menjelaskan cara penyampaian hak yang belum terpenuhi ini kepada para peserta kegiatan. Karena itu, kami pengurus FABT selaku fasilitator dalam kegiatan ini berusaha memfasilitasi anak-anak dan berupaya agar mereka dapat memahami apa yang kami sampaikan, sehingga mereka lebih mudah menyampaikannya baik dalam bentuk gambar maupun tulisan. Setelah semua terkumpul, setiap kecamatan mempresentasikan hasil diskusi keloompok masing-masing dan nantinya akan ditanggapi oleh bunda-bunda yang hadir.

Kegiatan ini sangat berpengaruh anak-anak dalam hal berpartisipasi membangun Kabupaten Bantaeng. Anak-anak dapat mengeluarkan pendapatnya kepada pemerintah melalui kegiatan ini. Musrenbang anak juga merupakan wadah menyalurkan pendapat untuk perencanaan pembangunan nantinya.

Harapan kami semoga usulan-usulan yang muncul dalam Musrenbang Anak 2017 dapat direalisasikan oleh pemerintah Kabupaten Bantaeng. Alhamdulillah, sampai saat ini sudah ada yang terealisasikan, salah satunya yaitu taman anak yang peresmiannya akan dilaksanakan pada saat perayaan Hari Anak Nasional 2017 Kabupaten Bantaeng bulan Agustus mendatang.

 

SHARE!

Forum Anak Butta Toa (FABT)

""

Follow


20 Mading


Kenalan Yuk dengan Generasi Budaya

Kategori : Isue lainnya

Peran Keluarga Dibutuhkan Sang Anak

Kategori : Isue lainnya

Kongres Forum Anak Butta Toa

Kategori : Isue lainnya