Oleh : Forum Anak Butta Toa (FABT)
Kategori : Isue lainnya

Pada tanggal 7 Februari 2017, kami Forum Anak Butta Toa melaksanakan Kongres Forum Anak Butta Toa di Gedung PKK Kabupaten Bantaeng. Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk melakukan pergantian kepengurusan Forum Anak Butta Toa periode 2015/2017 menuju periode 2017/2019. Pada kegiatan ini, dihadiri oleh Kepala Dinas PMD PP & PA, Kepala Bagian PP & PA, pengurus Forum Anak Butta Toa Periode 2015/2017, dan pengurus baru yang telah diterima dan telah melewati tahap seleksi beberapa minggu sebelum kegiatan ini dilaksanakan.

Pada pukul 09.00 WITA acara pembukaan dimulai. Kegiatan diawali dengan menyanyikan bersama lagu Indonesia Raya. Semua yang ada di dalam ruangan tersebut menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan khidmat sehingga membangkitkan rasa cinta kami terhadap Indonesia. Setelah itu, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Sambutan pertama yaitu sambutan dari Ketua Forum Anak Butta Toa Periode 2015/2017. Sambutan kedua yaitu sambutan dari Kepala Bagian PP & PA Kabupaten Bantaeng. Sambutan ketiga yaitu sambutan dari Kepala Dinas PMD PP & PA Kabupaten Bantaeng sekaligus membuka secara resmi Kongres Forum Anak Butta Toa. Lalu ditutup dengan pembacaan doa.

Setelah rangkaian acara pembukaan selesai, kami diarahkan untuk berkumpul di tengah-tengah ruangan. Pada kesempatan ini, kami akan melakukan kegiatan penyusunan program kerja yang akan dilaksanakan ke depannya. Sebelum itu, kami melakukan pembagian klaster. Setiap pengurus akan dibagi ke dalam lima klaster. Adapun klaster yang dimaksud adalah Klaster Hak Sipil dan Kebebasan, Klaster Perlindungan Khusus, Klaster Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial, Klaster Pendidikan dan Pemanfaatan Waktu Luang dan Klaster Lingkungan Keluarga dan Pengasuhan Alternatif.

Setelah pembagian klaster telah selesai, kami melakukan penyusunan proker yang didiskusikan dengan anggota klaster masing-masing dan akan dituliskan di atas kertas besar untuk dipresentasikan. Di setiap klaster terdapat pendamping dan koordinatornya masing-masing. Kami diberi waktu selama 20 menit untuk melakukan diskusi. Diskusi berakhir pada saat adzan dzuhur berkumandang. Kami akhirnya menghentikan diskusi lalu segera bergegas ke mesjid terdekat untuk melaksanakan shalat secara berjamaah yang kemudian dilanjutkan dengan makan siang bersama.

Setelah melaksanakan shalat dzuhur, kami melakukan makan siang bersama. Yang kami rasakan pada saat itu adalah kebersamaan. Setelah itu, kami melanjutkan kegiatan kami dengan mempresentasikan program kerja dari setiap klaster yang telah didiskusikan sebelumnya. Kami diarahkan untuk duduk berdasarkan klaster masing-masing agar kami tidak terpisah-pisah.

Presentasi pun dimulai. Setiap klaster memilih dua orang perwakilan untuk mempresentasikan program kerja. Klaster 1 mendapat giliran pertama untuk menyampaikan program kerjanya. Setelah itu, para pengurus, dan para pendamping diberi kesempatan untuk bertanya mengenai program kerja yang disampaikan. Setelah Klaster 1 selesai mempresentasikan program kerjanya, lalu dilanjutkan oleh Klaster 2, Klaster 3, Klaster 4, dan Klaster 5.

Pada pukul 14.00 WITA kami melakukan pemilihan ketua periode 2017/2019. Sebelum itu, para calon ketua dipersilahkan untuk menyampaikan visi dan misinya. Untuk penyampaian visi dan misi dimulai dari calon ketua nomor 1 yaitu Muh Adwi Haska, lalu calon ketua nomor 2 yaitu Muh Fadli Tamsir, dan yang terakhir calon ketua nomor 3 yaitu Serli Ayundira M. Selanjutnya dilaksanakan sesi tanya jawab. Kami diberi kesempatan untuk memberi pertanyaan kepada para calon ketua.

Setelah sesi tanya jawab selesai, barulah voting dimulai. Voting yang digunakan adalah voting terbuka. Para pengurus memilih pilihannya sesuai dengan hati nurani masing-masing. Penghitungan suara pun dimulai. Setelah penghitungan suara, diumumkanlah hasil voting. Kami melihat ketegangan yang dirasakan oleh para calon ketua. Dan suasana menjadi pecah ketika diumumkannya bahwa ketua Forum Anak Butta Toa terpilih periode 2017/2019 adalah Muh Fadli Tamsir dengan suara sebanyak 25 orang, dan wakilnya Muh Adwi Haska dengan suara sebanyak 21 orang.

Selanjutnya kami mempersilahkan ketua forum terpilih untuk menempati kursi yang telah disediakan untuk menggantikan ketua forum  lama dan dilanjutkan dengan pemilihan pengurus inti dan coordinator disetiap klaster. Pemilihan ini dilakukan oleh ketu dan wakil ketua terpilih. Setelah semuanya selesai, barulah kami berfoto bersama.        

Dari kegiatan ini, kami berharap dengan terpilihnya ketua forum kami yang baru agar dapat mengemban amanah dengan baik, dapat betul-betul menjadikan forum anak ini sebagai wadah untuk menyalurkan aspirasi anak yang ada di Bantaeng sehingga dapat berdampak baik bagi anak-anak Bantaeng.

SHARE!

Forum Anak Butta Toa (FABT)

""

Follow


21 Mading


Budayamu adalah Warisanmu

Kategori : Isue lainnya

Katakan Tidak Pada Pergaulan Bebas

Kategori : Isue lainnya

Kenalan Yuk dengan Generasi Budaya

Kategori : Isue lainnya

Peran Keluarga Dibutuhkan Sang Anak

Kategori : Isue lainnya