Oleh : depy
Kategori : Stop Pernikahan Dini


Kemerdekaan Negara Indonesia yang ke 72 memberikan kesan tersendiri untuk ku dan teman – teman ku. Inilah kisah kebersamaan kami, anak – anak kota Amoy.
***

Kota Amoy adalah julukan untuk kota tempat tinggal ku, kota Singkawang. Banyak orang yang menjulukinya kota Amoy, karena penduduk kota Singkawang di dominasi oleh etnis tionghoa. Hal ini lah yang menambah keberagaman di kota ku. Dan meskipun penuh dengan keberagaman, kami dapat hidup berdampingan dengan baik.   
***

Karnaval peringatan Hari Kemerdekaan RI yang diselenggarakan di kota ku, mengusung tema kebudayaan. Keragaman budaya tanah air, menghadirkan kebanggaan tersendiri untuk ku dan teman – teman ku sebagai anak Indonesia. Kebersamaan yang terlukis dalam semarak karnaval kemerdekaan. Terlebih lagi ketika kami, Forum Anak Cinta Singkawang, dilibatkan sebagai peserta karnaval. Bahagia dalam keberagaman terlukis indah di setiap senyum kami. Keseruan dan keceriaan anak – anak pun tak hilang dari pancaran wajah kami. Karnaval yang bertemakan kebudayaan kali ini, kami isi dengan keseruan yang bermakna. Menyampaikan pesan kepada masyarakat kota Singkawang, terutama para remaja, untuk tidak melakukan pernikahan dini. Karena hal ini memiliki banyak dampak negatif untuk kehidupan “pengantin muda” kedepannya, baik dari sisi ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan sosial. Maka dari itu, pesan teman – teman Forum Anak Kota Singkawang untuk anak – anak Indonesia, “Katakan Tidak pada Mama Papa Muda” karena “Nikah Muda Anak Sengsara”.       
 

SHARE!

depy

"Pembelajaran yang aku dapatkan bukan hanya dari materi - materi di sekolah, tetapi juga dari perjalanan hidup ini. Banyak hal yang di ajarkan oleh kehidupan kepada ku hingga saat ini."

Follow


3 Mading


Gerakan Tolak Pernikahan Usia Anak

Kategori : Stop Pernikahan Dini

Roadshow Pencegahan Pernikahan Usia Anak

Kategori : Stop Pernikahan Dini