Oleh : Uiaciel
Kategori : Liputan

Pekalongan, 11 Februari 2017, Hari ini, Kampanye Permainan Tradisional menggema di Pekalongan tepatnya dilaksanakan di Lapangan TK Mina Bahari Jalan Pantai Sari 2, Panjang Baru, Pekalongan Utara. Kegiatan ini terlaksana atas terlihatnya keberhasilan Kampanye Permainan Tradisional yang diadakan di Jakarta awal tahun kemarin, jelas M. Aditya Erlangga Rifandi selaku Ketua Pelaksana.

Tim TGR Pekalongan yang tergabung dari OSIS SMAN 3 Pekalongan, English Club, Akademi Bersama (Akber Pekalongan) dan Forum Anak Kota Batik menggelar “Kampanye Kembali ke Permainan Tradisional” dengan mengusung slogan “Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Luar”, dengan sengaja mengambil slogan yang sama karena ini merupakan bentuk dukungan untuk melanjutkan kampanye dan menyebarluaskan.

Adapun ragam kegiatan yang dilakukan berupa belajar bahasa inggris bersama mengingat kegiatan ini kolaborasi dengan kegiatan english club dalam program More English IV yang merupakan program kerja OSIS SMA Negeri 3 Pekalongan Sekbid Keterampilan Dalam Bahasa Inggris (KDBI). Selanjutnya memainkan permainan tradisional yang terbagi dalam lima pos. Jenis permainan tradisional yang akan dikampanyekan dipilih sesuai dengan usia anak-anak seperti lompat tali, balap karung, siapa cepat dia dapat, ular naga dan gobak sodor.

Siti Nur Dzakiyyatul Khasanah seorang Tunas Muda Pemimpin Indonesia 2016 yang meupakan Tim TGR Pekalongan . Kiya mangatakan bahwa masa anak-anak adalah masa untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. Interkasi bersama keluarga dan lingkungan setempat tentu sangat dibutuhkan dan membantu tumbuh kembangnya. Salah satunya adalah permainan tradisional anak yaitu dolanan anak. Dolanan nama lain dari permainan tradisional merupakan salah satu hal yang efektif melatih ketangkasan anak.

Kak Seto Mulyadi selaku Pemerhati Anak turut menyatakan dukungannya terhadap kampanye ini, selain itu juga turut mengapresiasi Tim TGR karena menggelar Kampanye ini. “Semoga anak-anak Indonesia kembali memainkan berbagai permainan tradisional yang cukup penting untuk perkembangan jiwa anak-anak. Karena dengan bermain permainan tradisional maka anak-anak akan bersosialisasi kepada sesamanya, adanya pergerakan tubuhnya dan anak akan merasa senang. Dengan begitu jiwa anak-anak sehat dan tumbuh kembang anak menjadi baik.” 

“Kegiatan hari ini dimaksudkan sebagai bentuk stimulan agar anak-anak bisa mencintai kembali permainan tradisional. Semoga kampanye ini akan berlangsung terus bahkan menyebar ke daerah lainnya.” ujar Aghnina selaku Project Manager Traditional Gamnes Return.

SHARE!

Uiaciel Terverifikasi

"Founder Statusfan.com, Anak muda yang aktif berkegiatan dan berbagi dengan anak-anak indonesia."

Follow


182 Mading