Alvianisa Edriana Kumala

Bermain Untukku

Oleh : Alvianisa Edriana Kumala
Kategori : Cerpen

Semilir angin membelai-belai rambutku mesra. Aku duduk di batang pohon kelapa yang sudah sangat merunduk. Ya, merunduknya menandakan sebentar lagi akan ada tupai yang melompat padanya. Aku mengusap keningku mengingat betapa teriknya matahari yang mendidihkan rambutku. 

"Jeje, kamu lagi ngapain, sih? Dan itu kenapa Jojo kamu buang?" teriak seorang gadis sebaya denganku sambil menghampiriku.
"Aku tidak membuangnya." 
"Lalu, itu kenapa kamu taruh di pasir? Kan kasian Jojo jadi kotor." Sisil pun mengambil Jojo yang sejak beberapa menit lalu sudah aku taruh di pasir, lalu menepuk-nepuk pasir yang ada pada boneka tangan itu.
"Kamu nggak mendongeng lagi, Jo?"
"Enggak, Sil. Teman-teman kecil kita sibuk bermain bola di ujung sana." kataku sambil menunjuk ke arah utara sekelompok anak berusia 5-10 tahun yang sedang bermain sepak bola.
"Kenapa kamu nggak ikut, Je?"

Walaupun aku seorang pria cilik berumur 13 tahun, tapi aku sangat sangat tidak suka bermain di luar. Apalagi kotor-kotoran di pasir yang basah. Jangankan di pasir yang basah, kalau saja Sisil tidak datang dan kemudian membersihkan Jojo, mungkin aku sudah akan meninggalkan Jojo karena kotor.

"Untuk apa aku ikut? Aku lebih suka bercerita daripada bermain dengan alam, Sil. Lagipula, itu permainan anak-anak. Sepak bola asal tendang."
"Ah, kamu itu ya, Je. Dengarkan aku, bermain itu penting untuk anak-anak seperti kita. Ya, walaupun kita sudah menginjak remaja, tapi bermain itu menjadi hak kita. Bahkan mungkin kewajiban."
"Kan ada games di playstation, Sil."
"Maksudku di sini itu, bermain dengan alam. Bisa melatih kehidupan sosial, dan kreativitas. Percaya deh sama aku, ayo ikut main." kata Sisil yang kemudian menarik tanganku dengan tangan kanannya, dan tangan kirinya memegang Jeje layaknya boneka tangan.

"Teman-teman, Jeje sama Jojo mau ikutan main bola nih. Boleh, nggak?" teriak Sisil dengan girangnya.
"Boleeeeeeehhhhhhhhhh!!!"
"Sisil, aku nggak mau!" 
"Pokoknya kamu harus coba, Je."
Pada akhirnya, aku terpaksa bermain bola. Sambil memegang Jojo, aku menendang berulang-ulang bola yang entah punya siapa. Kemudian, kami membentuk dua tim 
Sekali, gol. Dua kali, gol. Tiga kali, gol. Ternyata seru juga. Gol yang aku jebloskan, dan gol yang tim lawan jebloskan mengundang sorak-sorak pemain.

"Bagaimana? Menyenangkan, bukan?"
"Iya, hehee. Seru juga, Sil. Ayo ikut main!" aku menarik tangan Sisil ke lapangan kecil itu.
"Eh, eh.. Jejee!!"

Kami semua bermain bola hingga matahari mulai menampakkan sinar merahnya. 
Tak ada yang lebih menyenangkan dari bermain dengan kawan-kawan. Terlebih dengan alam, ditemani semilih angin, dan suara ombak. 

 

SHARE!

Alvianisa Edriana Kumala

"Halo, aku Alvianisa Edriana Kumala. Lahir di Bandung, 14 September 2003. Sekarang aku duduk di bangku kelas 3 SMP di SMP Negeri 4 Kota Serang. Salam Anak Indonesia."

Follow


3 Mading


NOVEMBER RAIN

Kategori : Cerpen

Hujan Adalah Kebahagiaan Ku

Kategori : Cerpen

"Aku dan Leukimia"

Kategori : Cerpen