Oleh : Medillah L. Saputri
Kategori : Cerpen

17 Agustus 2017.
Setelah 72 tahun lamanya, apa saja yang kamu lakukan di hari kemerdekaan negara Indonesia tercinta ini? :D


Hari yang... Umm, lumayan cerah. Cukup bersahabat untuk menjadi nuansa pembuka hari ini.
Aku membuka mata dari tidurku yang cukup nyenyak, oleh kakakku, kakak perempuan. Ya, dia menjadi alarm-ku setelah menemaniku semalaman. Kami bercerita berbagai hal yang tentunya SERU! Hehehehe... Hingga kami pun berhenti terjaga.

Huwaaaaahhh! Saat waktu luang, pikirku hampa tentang "melakukan sesuatu". Ah, tidak! Hari sejarah begini hanya terlewatkan begitu saja? Kalau memang akhirnya seperti itu, payah nya diriku. Aku bukan anak Indonesia yang aktif dong. Lakukan sesuatu, Lala... Lakukan sesuatu!

Lelah bermedia sosial, aku pun terkejut dengan perkataan teman ku. Ternyata, ada kegiatan ekskul di sekolah!
Wah, harus siap-siap ini! Kaki ku pun melompat bak kucing sedang mengejar tikus. Bayangkan saja, saking terburu-burunya, kan? Hahahahaha!!!

Seragam, jaket ekskul, kamera, sudah siap. Saatnya berangkat!

Kegiatan pun kami mulai. Aku tergabung dalam beberapa ekstrakurikuler di sekolah (SMAN 1 Bone), salah satunya EKJ atau Ekskul Jurnalistik. Dari namanya saja kalian mungkin sudah bisa tau, apa saja yang aku lakukan sebagai anggota. Ekskul kami cukup terkenal dengan jaket biru (yang di gambar). Kami membuat video untuk memperkenalkan EKJ sekaligus spesial HUT Republik Indonesia.

Dengan semangat merah putih, setelah kegiatan sekolah, aku lanjutkan perjalanan menuju ke perkemahan pramuka SD & SMP se-Kabupaten!

Wah, mereka sedang ramai di lapangan! Pada ngapain ya?
Mereka sedang lomba tarik tambang! Cewek atau cowok, semuanya dipenuhi lumpur. Sepertinya, asyik nih!
Bukan hanya guru mereka yang memberikan sorakan, tetapi juga penonton, bahkan saya. Soalnya, seru sih. Hihi.

Pada pertandingan kedua, yang bertanding adalah siswi SMP. SMP yang satu, orangnya gede-gede + tinggi. Yang lainnya, pada kecil + imut. Wah gawat nih!
Mereka pun mulai menarik tambang. Banyak orang, termasuk saya, terkejut. Yang menjadi penakluk adalah si kecil-kecil. Di sini saya bisa tau, makna dari "jangan menilai orang dari luarnya". Meski terlihat lemah, tapi ternyata tekadnya yang paling kuat, kita bisa apa? Hebat!

---Meski gadget telah menguasai hampir seluruh keseharian anak, tetapi permainan tradisional khususnya tarik tambang, masih diminati dan tetap terjaga keasliannya. Saya senang, karena masih banyak masyarakat yang peduli akan permainan tradisional.

Selain cerita berkesan, aku juga manfaatkan "kesempatan dalam kesempitan". Yah, di balik keseruan itu, aku berjuang mengambil foto sebagai dokumentasi dan bahan lomba foto selanjutnya, lho!

Sore yang sejuk. Aku duduk dan istirahat sejenak, sambil memakan kue. Dan masih stay di bumi perkemahan.

"Upacara penurunan bendera!" Ya, kalimat itu terlintas di otakku setelah temanku (panitia perkemahan) mengajak untuk mengikuti upacara di lapangan, Lapangan Merdeka namanya.

Sesaat sampai, kamera ku kembali siap untuk menyimpan gambar. Teman-temanku, sebagai perwakilan sekolah ku mengikuti upacara dengan tertib. Keren ya..
Dan setelah upacara, ada sesuatu yang juga paling ditunggu-tunggu!
Alhasil, sekolahku menjadi juara umum 3x berturut-turut dalam Lomba Gerak Jalan HUT RI dan memperoleh piala tetap... PLUS! Lomba Vokal Grup antar-instasi se-Kabupaten, Dinas Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak a.k.a. Bunda-Bunda ku meraih Juara 1. Yaa... Karena mereka terbaik, dan anggota Forum (termasuk saya) menyempatkan diri untuk menonton dan meramaikan acara.

Matahari pun terbenam. Aku bergegas untuk pulang ke rumah.
Cukup melelahkan hari ini, tetapi keseruan-lah yang membayar itu semua.
Terima kasih kepada semua yang telah mengisi hari liburku, dimana yang merupakan hari bersejarah bagi tanah air kita, yaitu INDONESIA.


-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Cerita yang sangat sederhana. Semuanya ku ungkapkan seadanya. Karena di balik itu, ada pesan yang ingin ku sampaikan.

"Gunakan waktumu sebaik-baiknya, karena waktu itu tak dapat terulang kembali, tak akan pernah. Apalagi kalau hari bersejarah: Hari Kemerdekaan Republik Indonesia! Jangan pernah menyia-nyiakannya. Sebagai Anak Indonesia yang aktif, isilah hari kemerdekaan negara kita dengan aksi yang positif, walau itu hal yang kecil. Dengan turut menyemarakkan, itu sudah membuktikan bahwa kamu BANGGA MENJADI ANAK INDONESIA."

Dirgahayu Indonesia-ku! Saya Anak Indonesia, Saya Gembira!

SHARE!

Medillah L. Saputri

""

Follow


9 Mading


Bermain Untukku

Kategori : Cerpen

Harapanku Anak Negeri

Kategori : Cerpen

Kelamku adalah Kamu

Kategori : Cerpen